Malang Post - Didi Kempot: Mahasiswa Luar Biasa

Sabtu, 11 April 2020

  Mengikuti :


Didi Kempot: Mahasiswa Luar Biasa

Rabu, 25 Sep 2019

MALANG - Didi Kempot kembali ke Malang, kali ini tampil dalam Malam Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2019 Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Ia sukses membuat para mahasiswa Universitas Merdeka dan warga Malang ambyar di Lapangan Rampal. Berkali-kali Lord of Broken Heart memuji para mahasiswa, yang menurutnya luar biasa, Selasa (24/9) malam.
PKKMB sendiri ditutup kisah sedih perjalanan seseorang yang rela berjalan ke 1.000 kota demi cinta. Lagu itu ternyata ampuh membuat gembira ribuan warga yang memadati Lapangan Rampal. Tidak mungkin riuh suara menggaung kisah sedih yang dilantunkan dalam lagu berjudul asli "Sewu Kutho" ini bisa semeriah ini jika tidak dibawakan sendiri oleh penyanyi aslinya Didi Kempot.
"Mana ini mahasiswa baru, acungkan tanganmu," seru Didi di hadapan audiens yang sebagian besar mahasiswa mahasiswi ini.
Sewu Kutho langsung memanaskan panggung hiburan. Lepas tanpa beban menjadi ekspresi sebagian besar mahasiswa mahasiswi yang sejak sebulan terakhir menjalani rangkaian rangkaian masa pengenalan mahasiswa.
Dalam event bertajuk "Unmer In Action" ini, Didi membagikan nuansa hati yang ambyar karena patah hati dalam tiap lagunya.
Meski begitu seluruh audiens tidaklah terlihat sedih sama sekali. Mereka malah berjoget, mengacungkan kedua tangan ke atas. Mengikuti gerak gerik sang Godfather of The Brokenheart.
Usai Sewu Kutho, Banyu Langit pun menyusul menghibur mahasiswa-mahasiwi dan warga umum yang ingin menikmati aksi Didi Kempot.
Lirik Layang Kangen pun kemudian menghantam lagi perasaan sadboys dan sadgirls Malang. Ada yang terlihat benar benar lepas beban. Ada pula yang terdiam dengan mata berkaca-kaca seperti meresapi makna lagu Didi.
"Penonton e ambyar. Malang luar biasa! Sing penting rukun yo," seru Didi di sela penampilannya membawakan lagu ke empat yang dibawakannya yakni Suket Teki.
Suket Teki pun menambah ambyar suasana Inagurasi PKKMB 2019 Unmer Malang. Namun begitu, bukan Didi rasanya jika tidak memberikan semangat pada fans-fansnya. Utamanya mahasiswa mahasiswi.
Ia ternyata sedikit menyelipkan dorongan semangat pada muda mudi Kota Malang dalam penampilannya semalam.
Beberapa kalimat ia lontarkan ditujukan langsung pada audiensnya. Dengan memberikan kalimat demi kalimat motivasi.
"Kalian ini calon calon pemimpin bangsa, kalian bakal jadi pemimpin bisa di mata dunia. Kalian luarbiasa ayo ditunjukan, ayo bikin bangga," ungkap Didi di sela penampilannya seakan menyiratkan dorongan semangat pada mahasiswa mahasiswi yang saat ini tengah banyak melakukan aksi.
Didi pun memberikan goyonannya pada audiensnya yang hadir.
Sesaat sebelum melantunkan lagu kelima yang ia bawakan "Cidro", ia mengungkapkan bahwa seluruh fansnya gemar dengan perasaan patah hati.
"Wes, iki mahasiswa kabeh hatinya cidro. Tapi bisa maknai patah hati dengan indah yo? Tunjukkan kalian bisa lebih hebat dari yang ninggalin kalian," seru Didi disambut riuh tawa ribuan penonton.
Sementara itu Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi juga tidak mau kalah heboh. Sebelum membuka event ini Anwar menunjukan kebolehannya dalam bermusik yang belum banyak diketahui orang banyak.
Ia memainkan drum! Tidak tanggung tanggung, lagu yang dipilihnya untuk menunjukan keahlian menabuh drum adalah "On My Way" dari Alan Walker soundtrack terkenal dari game PUBG.
"Bangga sekali rasanya bisa berdiri di sini bersama mahasiswa mahasiswi baru. Selamat datang, manfaatkan ilmu yang didapat," tegas Anwar usai menunjukan kebolehannya memeriahkan suasana.
Rektor berkacamata ini juga menambahkan ini merupakan kali pertama penutupan PKKMB dilakukan di luar kampus.
Mengapa hal ini dilakukan? Ia menegaskan sebuah filosofi. Bahwa ketika mahasiswa mahasiswi dilepas langsung di "luar" maka ia akan lebih mudah diterima.
"Kenapa Lapangan Rampal. Karena saya ingin mahasiswa mahasiswi kita juga dianggap resmi sebagai masyarakat Kota Malang," pungkasnya.
Event Penutupan PKKMB Unmer Malang tahun 2019 ini pun ditutup meriah dengan performance Didi Kempot. Setelah Cidro, ia membawakan "Kalung Emas" dan "Bojo Anyar" .
"Wes mahasiswa luar biasa. Ojo lali sesok kuliah," seru Didi menutup penampilan.(ica/ary)

Editor : bagus
Penulis : sisca

  Berita Lainnya





Loading...