Di Tangan Milo, Arema Tak Pernah Kalah dari Bali United | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 24 Agu 2019, dibaca : 655 , Bagus, Firman

GIANYAR - Pertemuan Arema FC melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (24/19) malam ini bakal menjadi duel sengit. Laga ini sebagai pembuktian siapa Raja Bali yang sejati. Serdadu Tridatu adalah pemuncak klasemen sementara, sebaliknya, Singo Edan berada di posisi ketiga. Tapi Arema berstatus sebagai Raja Bali karena dua kali juara Bali Island Cup.
Saat ini, Bali United berada di posisi pertama dengan torehan 34 poin. Sementara, meski dua tingkat di bawah Fadil Sausu dkk, Arema tertinggal sembilan angka dari tuan rumah. Laga malam ini pun menjadi kesempatan bagi Arema untuk mereduksi jarak poin. Arema yang ingin naik di klasemen, harus mengurangi margin poin dari dua tim di atasnya dan pekan ini bisa terjadi di Pulau Dewata.
“Pertandingan ini tentang prestige. Derby tim yang berada dalam jalur kemenangan,” ungkap Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Dia mengatakan, Arema dan Bali United adalah dua tim yang memiliki permainan bagus. Komposisi pemain pun  bagus dan memainkan sepak bola atraktif alias menyerang. Hal itu akan menjadikan pertandingan menarik diantara keduanya.
“Laga besok (malam ini) akan menjadi pertandingan dengan adu taktik yang kuat. Tidak ada  pertandingan seperti ini, tetapi kami datang ke Bali ingin sukses. Kami akan mencoba mengigit Bali,” tambahnya.
Menurut dia, siapa yang menang berhak menyandang juara Liga. Sehingga, tentu saja Arema bertekad mencuri kemenangan di kandang lawan. Sekalipun, tuan rumah dalam trend positif dan baru saja memperoleh dua kemenangan away. Selain itu, dua musim terakhir pun Arema harus pulang dengan kekalahan.
Di musim 2018 lalu, Arema kalah 1-0. Sedangkan di tahun sebelumnya, Arema mengalami kekalahan yang sangat besar karena dibantai dengan skor 6-1.
“Arema pernah kalah dua kali tetapi bukan saya yang melatih. Saya mempunyai rekor bagus ketika melawan Bali United bersama Arema,” tutur dia.
Kala menjadi pelatih Arema di tahun 2016, dia berhasil membawa tim Singo Edan bermain imbang 2-2 di Stadion Wayan Dipta, Gianyar. Sementara, ketika menjadi tuan rumah, dalam kompetisi ISC 2016 itu, menang dengan skor 1-0. Sedangkan saat Bali Island Cup, Arema berhasil menang 3-1 atau Serdadu Tridatu.
“Saya tidak pernah kalah melawan Bali United. Bali itu sangat bersahabat dengan kami,” ungkapnya.
Malahan, terlepas dari hasil dua musim terakhir, Arema sempat dua kali meraih juara Bali Island Cup, salah satunya bersama Milomir Seslija. Dia pun mengajak Arema bisa mematahkan dominasi Bali United di dua musim terakhir. Begitu pula di musim ini, ketika anak asuh Stefano Cugurra ‘Teco’ itu berada di puncak klasemen sementara ketika pekan 15 Liga 1 2019 berakhir
Untuk bisa mewujudkan misinya meraih kemenangan, eks pelatih Madura United ini menilai tidak hanya sekadar membawa motivasi. Namun juga harus menunjukkan permainan cantik dan kerja sama sebagai sebuah tim.
"Besok akan akan menjadi laga yang baik dalam hal taktik. Bali United pasti akan memperagakan taktik terbaik. Ini tak hanya berbicara soal motivasi. Semua tim pasti punya motivasi. Siapapun yang bermain kolektif, memperkuat komunikasi dalam pertandingan, yang berhak memenangi laga," imbuh Milo.
Sementara itu tim tuan rumah Bali United juga tak gentar menghadapi Singo Edan. Apalagi, Arema FC telah melancarkan Psywar terhadap Bali United. Pelatih tim berjuluk Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra tetap optimis dan siap meladeni permainan Arema FC.
Teco, panggilan akrabnya, telah mempersipakan tim sebaik mungkin meski tak memiliki waktu yang cukup. Selain itu, absennya tiga pilar mereka Irfan Bachdim, Andika Wijaya dan Ricky Fajrin karena mengikuti pemusatan latihan Timnas, baginya tidak memberikan masalah bagi timnya.
"Pasti tiga pemain yang dipanggil Timnas punya kualitas. Tetapi kami juga punya pemain pengganti yang sama kualitasnya. Kita punya semangat yang bagus sehingga saya rasa tim ini akan tetap kuat. Semoga kita besok bisa menang di rumah," ujar Teco.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu berharap, para pemain pengganti bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk berusaha memenangkan laga. Ia pun menaruh kepercayaan besar terhadap seluruh pemainnya.
"Saya percaya mereka. Manfaatkan itu untuk semangat dan motivasi. Semua akan berusaha untuk menang," lanjut Teco.
Pelatih asal Brasil tersebut juga tak ingin meremehkan Arema FC yang saat ini bertengger di posisi 3 klasemen Liga 1. Terlebih duet Makan Konate dan Sylvano Comvalius. Teco akan mempersipkan strategi khusus untuk mematikan ruang gerak kedua pemain tersebut.  
"Comvalius dan Konate, mereka pemain bagus. Kita akan marking ketat. Begitu hilang bola, kita kerja ekstra keras untuk merebutnya. Tetapi Arema bukan hanya dua pemain, seluruh pemain akan mendapatkan penjagaan yang sama," ucap Teco.
"Meski Comvalius adalah mantan pemain Bali United, tetaplah besok dia hadir sebagai lawan. Semoga dia tidak bisa cetak gol," pungkasnya.(fir/ary)



Jumat, 13 Des 2019

Evan Dimas Istirahat Sebulan

Loading...