Di Kawasan Pecinan Kota Malang, Toko-Toko Ini Masih Nekat Buka

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Di Kawasan Pecinan Kota Malang, Toko-Toko Ini Masih Nekat Buka

Sabtu, 23 Mei 2020, Dibaca : 1140 Kali

MALANG - Baru saja aparat gabungan Pemkot Malang-Polresta-Kodim 0833 menggelar sidak Jumat (22/5/2020), sejumlah toko di kawasan Pecinan Kota Malang, masih nekat Buka pada hari Sabtu (23/5/2020).


Sidak pun kembali dilakukan. Bahkan, Wali Kota Malang Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata dan Dandim 0833 – Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson ikut turun ke lapangan.
“Yang kami temukan tadi, hampir 90 persen toko sudah tutup dibandingkan hari kemarin. Meski begitu, tadi kami juga melihat masih ada beberapa toko yang masih mencoba untuk buka kembali. Saat kami melintas di depan toko, mereka menutup tokonya namun setelah kami lewat, mereka berusaha buka kembali,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata.


Sementara, dibelakang ketiganya ada Kasatpol PP Kota Malang bersama beberapa anggota. Mereka menegakkan Perwal No 17 tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB di Kota Malang.
Yang ditegur kali ini adalah pusat perniagaan di kawasan Pecinan. Petugas berkumpul dan menyisir mulai kawasan Pasar Besar Kota Malang hingga Jalan Gatot Subroto.


Kebanyakan, mereka patuh dan mau menutup toko dengan sendirinya. Tapi ada juga segelintir toko yang mengeluh dengan penindakan ini. “Toko pakaian gini ini ramainya juga pas ini saja pak, pas Hari Raya. Terus kalau tutup bagaimana,” keluh penjaga di salah satu toko yang menjual pakaian di Jalan Gatot Subroto, Kota Malang.
Namun, pedagang akhirnya luluh juga dan mau tutup. Walau begitu, Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi menyebut belum ada toko yang diberikan sanksi dalam operasi hari ini. “Semua hanya kita berikan teguran tertulis,” singkatnya.


Dari data, total 25 toko disuruh mengisi dan menandatangani blanko surat teguran tertulis. Ke depan, bila masih ada toko yang nekat buka padahal sudah diberikan peringatan berupa teguran, maka petugas tak segan akan melakukan penindakan dengan pencabutan izin usaha.
“Ini di jam jam orang berbelanja. Dan kita potret sudah relatif semakin baik kemauan para pelaku usaha untuk menutup usahanya. Tentu kami berharap ini mampu terus dilakukan selama masa PSBB,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji , Sabtu, (23/5). (*)

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post