Dewan Segera Sidak ke Rumah Bung Tomo | Malang Post

Minggu, 08 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 07 Okt 2019, dibaca : 741 , aim, amanda

MALANG - Rumah yang dulu pernah ditinggali pahlawan Bung Tomo di Jalan Besar Ijen No 6 Malang akan dilakukan rehabilitasi besar-besaran. Padahal, rumah tersebut merupakan salah satu bangunan yang ada di kawasan cagar budaya yang pembangunannya harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang.
Hingga kemarin, persiapan rehabilitasi sudah tampak dilokasi rumah Bung Tomo. Hanya saja, TACB mengaku belum mendapatkan permohonan untuk perbaikan rumah Bung Tomo, apalagi sampai mengeluarkan rekomendasinya.
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menyayangkan hal tersebut. “Wah, sayang banget, ya kalau sampai ada rehabilitasi tak terkendali,” terang dia ketika ditemui Malang Post, Senin (7/10).
Pria asal Bali tersebut menguraikan, terkait pembangunan yang dilakukan, pihaknya akan menyerahkan kepada Komisi D yang berwenang untuk mengatasi permasalahan kebudayaan. “Nanti saya akan minta Komisi D untuk meninjau, setelah agenda kami selesai,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Komisi D Kota Malang Wanedi menguraikan, pembangunan bangunan cagar budaya tersebut harus sesuai dengan Perda. Berdasarkan aturan yang ada, bangunan cagar budaya yang akan diubah harus ada rekomendasi dari TIm Ahli Cagar Budaya (TACB).
“Rumah tersebut merupakan bangunan cagar budaya. Kita lihat saja pembangunannya, harus sesuai Perda,” terang dia.
Terkait sidak yang akan dilakukan, pihaknya akan mengatur jadwal untuk meninjau rumah itu. “Coba kami lihat kondisi dulu. Sebab, minggu ini jadwal masih full,” jelas dia.
Sementara itu, Sekretaris TACB Kota Malang Agung H Buana menguraikan, bangunan tersebut sudah terjual kepada pihak ketiga sejak satu atau dua bulan lalu. Meski demikian, ketika akan dilakukan pembangunan, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi. “Mulai dari surat keterangan Advice Planning hingga pengajuan berkas IMB terkait perubahan atau penambahan. Sementara, khusus bangunan cagar budaya, harus ada rekomendasi dari TACB,” urai dia.
Sampai saat ini, lanjut dia, rekomendasi atau permohonan pengajuan pembangunan masih belum ada. “Belum ada pengajuan, apalagi rekomendasi yang kami keluarkan,” tegas dia. (tea/aim)



Loading...