Dewan PAW Masih Bekerja hingga Hari Terakhir | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 24 Agu 2019, dibaca : 552 , Bagus, Sisca

MALANG - Sampai hari terakhir menjabat, 45 anggota DPRD Kota Malang Pergantian Antar Waktu (PAW) masih melaksanakan tugasnya. Kemarin mereka melaksanakan rapat paripurna di hari terakhir masa jabatannya. Mereka menggelar rapat paripurna internal Ranperda Perumda.
Hal ini disampaikan salah satun anggota DPRD Kota Malang PAW Lookh Makhfudz kepada Malang Post, kemarin. Ia menjelaskan sempat terharu dengan semangat kawan-kawannya di gedung dewan tersebut.
“Betul ini tadi siang (kemarin siang,red) kami rapat paripurna internal. Kita membahas laporan terakhir ranperda perumda. Untuk kita bisa sampaikan nanti ke yang baru,” jelas politisi PAN Kota Malang ini saat berkunjung ke Malang Post menghadiri Diskusi “Prioritas Kerja Anggota DPRD Kota Malang Periode 2019 – 2024” kemarin.
Ia menjelaskan rapat paripurna terakhir kemarin bertujuan untuk menyusun hasil-hasil pembahasan 3 ranperda perumda. Yang sebelumnya dilemparkan Pemkot Malang sekitar bulan Juli lalu. Pembahasan tiga ranperda perumda ini yakni ranperda PDAM Tugu Tirta, Ranperda Perseroda Bank Perkreditan Tugu Artha Sejahtera dan Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas).
Dijelaskan Lookh, dari tiga ranperda ini hanya dua saja yang pembahasannya sudah selesai dan tinggal didok. Hanya satu saja yang masih menggantung yakni Perumda Tunas.
“Karena Perumda Tunas ini begitu banyak jenis usaha yang harus kita kaji dan lihat lagi. Dan sampai waktu yang diberikan teman-teman belum bisa menyelesaikannya. Yang bisa dilakukan hanyalah kemudian menyusun laporan agar teman-teman baru tinggal meneruskan saja,” tegas wakil rakyat dari Dapil Kedungkandang tersebut.
Sore kemarin, rapat paripurna internal itu telah mereka laksanakan. Lookh mengakui hal tersebut membuatnya terharu. Karena teman-teman DPRD Kota Malang sesama PAW memiliki semangat yang sangat besar sampai detik terakhir masa jabatan.
Ia yang kebetulan hari ini kembali dilantik mengaku semangat inilah yang diharapkannya dapat dimiliki anggota dewan yang baru.
“Karena mereka (anggota dewan PAW,red) mereka betul-betul memfungsikan dirinya sebagai legislatif. Besok (hari ini,red) saya akan dilantik lagi semoga bisa melanjutkan bersama teman-teman baru khususnya untuk bahas Perumda Tunas ini,” pungkasnya.
Sementara itu persiapan Pelantikan Anggota DPRD Kota Malang Periode 2019 – 2024 sudah rampung. Acara yang akan dilaksanakan pukul 09.00 WIB di Gedung DPRD Kota Malang ini rencananya dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hal ini disampaikan Sekretaris DPRD Kota Malang Mulyono.
Ia mengakui pihaknya sudah mengirimkan surat undangan tersebut. Meski begitu belum dapat memastikan betul kehadirannya.
“Sudah kami kirim undangan tetapi sampai tadi (kemarin sore,red) masih belum ada konfirmasi kedatangan,” tegasnya.
Sementara itu pelantikan anggota baru DPRD Kota Malang memiliki aturan berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana terdapat sedikit aturan pembatasan tamu dalam ruang sidang saat pelantikan. Hanya anggota dewan yang akan dilantik, anggota dewan lama, pejabat Pemkot serta istri atau suami saja yang dapat berada di ruang pelantikan.
Sementara keluarga yang mengantar lainnya tidak dapat masuk dan diberikan ruang menunggu di lantai 1 dengan disiapkan monitor saja. Hal ini sempat menimbulkan sedikit keluhan dari pihak keluarga anggota dewan yang akan dilantik.
Mengenai hal ini, Mulyono menegaskan hal tersebut harus dilakukan meskipun tidak ada aturan tertulis yang mengatur.
“Ini memang bukan aturan tapi mengenai kapasitas ruang. Kalau kapasitas semua dinaikkan akan tidak cukup. Ini adalah acara sakral dan harus khidmat. Kalau semua kesana misalnya ada bayi nangis ada anak kecil jadi tidak kondusif,” jelasnya.
Sementara itu usai pelantikan, agenda yang akan dilakukan anggota dewan baru adalah pembentukan kelengkapan dewan.
Meski begitu hal ini masih belum ditentukan agenda tepatnya karena pihak sekwan masih menunggu pimpinan definitif atau SK resmi dari partai pemenang soal penunjukan partai terhadap kadernya yang akan duduk di kursi pimpinan dewan. Informasi yang didapat politisi PDI Perjuangan Made Rian DK lah yang akan duduk sebagai Ketua DPRD Kota Malang yang baru.
“Untuk ketua dewan saya belum tahu karena surat belum sampai ke kita,” kata Mulyono saat dimintai kebenaran soal informasi ini.
Sementara itu menurut anggota DPC PDI Perjuangan Kota Malang Harvard Kurniawan, pihaknya masih membutuhkan dua minggu untuk menunggu SK tersebut turun.
Meski begitu ia masih pihaknya sendiri belum mengetahui siapakah yang direkomendasikan atau ditunjuk oleh DPP PDI Perjuangan soal hal ini. Pihaknya tinggal menunggu selama kurang lebih 2 minggu usai pelantikan dilakukan untuk mengetahui siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRD Kota Malang nantinya.(ica/ary)



Loading...