MalangPost - Dewan Desak Ubah Aturan New Normal

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Dewan Desak Ubah Aturan New Normal

Selasa, 30 Jun 2020, Dibaca : 1353 Kali

MALANG POST - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dan Polres Pasuruan, untuk segera mengeluarkan aturan paska pencabutan maklumat Kapolri tentang kegiatan berkumpulnya massa.

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis secara resmi mencabut Maklumat Nomor MAK/2/III/2020, yang berisi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19). Yakni  larangan menyelenggarakan acara yang mengumpulkan masa, termasuk resepsi pernikahan. 

‘’Sudah banyak vendor pernikahan dan pengusaha terop, sound system, catering dan lainnya, yang merugi akibat pandemi COVID-19. Ini kran yang lebih tinggi kan sudah dibuka, artinya maklumat sudah dicabut. Harusnya ada aturan yang dibuat untuk menjadi acuan vendor agar tetap bisa bekerja di era new normal ini,’’ kata Rudi (30/1) siang.

 

Dia menjelaskan, banyak pengusaha pernikahan yang sambatan. Mereka mengalami kerugian yang luar biasa, selama pandemi kemarin. Pengusaha itu berharap dapat kembali bekerja dengan catatan, tetap mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan di era new normal seperti sekarang ini.

‘’Ketika ada aturannya kan jelas. Apa saja yang harus dilakukan selama nanti ada pesta pernikahan ataupun khitanan. Apalagi ini sudah memasuki bulan - bulan yang akan banyak hajatan. Jadi perlu diperjelas aturannya,’’ jelas anggota dari Fraksi PKB ini.

 

Para pengusaha tersebut pada prinsipnya mematuhi dan mengikuti aturan. Mereka siap jika ada aturan yang akan memandu mereka dalam menyusun acara pernikahan ataupun khitanan.

‘’Mereka siap. Misal harus menerapkan protokol kesehatan. Seperti rutin membersihkan alat - alat pernikahan dengan disinfektan, mulai sound system dan lainnya. Tapi, harus jelas dulu aturannya. Makanya, saya mendesak agar segera dibuatkan aturan,’’ imbuhnya. (wan)

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post