MalangPost - Dau Zona Merah, Singosari Operasi KTP

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Dau Zona Merah, Singosari Operasi KTP

Minggu, 28 Jun 2020, Dibaca : 6180 Kali

MALANG – Zona merah sebaran pandemi covid-19 di Kabupaten Malang, terus bertambah. Setelah sebelumnya Singosari, Lawang dan Karangploso menjadi kawasan yang belum terkendali. Kini Kecamatan Dau, menjadi zona merah keempat.

 

Penyebabnya, di kawasan tersebut ada kasus dari luar. Selain itu, di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Malang dan Batu ini, juga banyak kos-kosan. Fakta itu membuat Pemkab Malang akan segera menangani dengan melihat hasil evaluasi selama ini.

Bahkan untuk Kecamatan Singosari, mulai hari ini (29/6) akan diberlakukan operasi KTP. Utamanya untuk warga yang tidak menggunakan masker. Meski masih diberlakukan di dua dusun. Ardimulyo dan Randuangung

‘’Jadi yang di tiga kecamatan itu (Singosari, Lawang dan Karangploso) tetap. Bahkan sekarang tambah satu kecamatan lagi. Yaitu Kecamatan Dau. Penyebabnya bermacam-macam. Antara Lawang dan Singosari berbeda. Termasuk Dau dan Karangploso, juga tidak sama,’’ ujar Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, akhir pekan kemarin.

 

Dicontohkan, untuk Kecamatan Lawang, penyebab statusnya zona merah, karena adanya penularan di area Pasar Lawang. Selain penularan yang terjadi dari luar wilayah Kecamatan Lawang.

Sementara di Singosari, disebabkan adanya sebagian masyarakat, yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti tidak memakai masker, belum menjaga jarak aman, menjaga kebersihan ataupun rutin cuci tangan.

Kondisi itulah yang membuat wilayah Kabupaten Malang, masih perlu memperpanjang masa transisi new normal. Bahkan hingga saat ini, sudah memasuki pekan ke-4 perpanjangan masa transisi, yang diberlakukan sejak 1 Juni 2020 lalu.

Sebelumnya, selama 14 hari, wilayah Kabupaten Malang memberlakukan pembatasan sosial berskala besar. Sedangkan masa transisi, diperkirakan hanya akan berlangsung selama dua pekan.

‘’Kita akan terus perpanjang masa transisi itu, sampai kawasan yang sekarang tergolong zona merah, menjadi zona hijau. Semoga saja tidak terlalu lama, agar kita segera bisa memasuki new normal,’’ sebut Wahyu Hidayat.

 

Sementara itu, keputusan pemberlakukan operasi KTP di Singosari, diambil setelah Sabtu malam (27/6) kemarin, dilakukan pembahasan terkait penerapan protokol kesehatan, di kantor Kecamatan Singosari. Dipimpin langsung Satgas Covid-19 Universitas Brawijaya Malang, dr Aurick Yudha Nagara, Sp.EM. Didampingi dr Kartika dan dr Ayunda. Mereka dari RSSA Malang.

Jajaran terkait juga tampak hadir. Seperti Agus Nuraji, Plt Camat Singosari. Kemudian Danramil Singosari, Kapten (Arm) Abdul Kodir dan Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni. Termasuk Babinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Disnaker, Kepala Dusun Randugembolo dan Randutelu, juga ikut hadir.

‘’Operasi KTP ini merupakan bagian dari upaya untuk mendisiplinkan warga Singosari. Tujuannya agar penyebaran covid-19 segera berhenti. Kecamatan Singosari, juga tidak lagi menjadi zona merah,’’ kata Agus Nuraji. (jof/avi)

Editor : Sunaviv
Penulis : Jofan