MalangPost | Daring, Rekatkan Hubungan Orang Tua Siswa dan Guru

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Daring, Rekatkan Hubungan Orang Tua Siswa dan Guru

Senin, 30 Mar 2020, Dibaca : 801 Kali

MALANG - Selama dua pekan para siswa telah diminta belajar di rumah. Langkah ini untuk mencegah penularan wabah corona. SDN Bunulrejo 3 menyiapkan materi per kelas yang diberikan kepada setiap siswa secara daring, mulai kelas 1 sampai kelas 6. Materi itu sebagai bahan pembelajaran siswa selama menjalani proses home schooling
 “Wali murid yang berperan penuh dalam kegiatan itu,” kata Kepala SDN Bunulrejo 3 Slamet Darmaji kepada Malang Post.


Pria yang akrab disapa Slamet itu memaparkan, wali murid bertugas mengawasi anak mereka masing-masing. Pengawasan itu berfokus pada pendidikan dan kesehatan anak selama berada di rumah. Secara teknis, pihaknya menyiapkan materi dan grup WhatsApp per kelas. “Para peserta didik hanya perlu mengerjakan soal setiap hari. Sedangkan orang tua bertugas mengirim foto tugas anak-anak melalui grup yang sudah ditangani wali kelas masing-masing,” imbuhnya.


Meski demikian, Slamet merasa aneh selama ini. Dia khawatir proses belajar siswa tak sesuai harapan. Sebab, dia menilai, proses belajar di kelas lebih nyaman. Jika anak-anak bingung, para guru bisa menjelaskan secara langsung dan lebih detail. “Kalau di rumah, pengembangan potensi belajar anak-anak bakal terhambat,” ujarnya.


Meski siswa belajar di rumah, tapi para guru tetap masuk ke sekolah seperti biasanya. Sehingga, ketika ada siswa yang kesulitan dalam proses pembelajaran, pihak sekolah siap melayani wali murid, yang menanyakan tugas anaknya yang kurang dipahami. “Jadi, kami bakal mengisi kekurangan belajar mereka via online,” ucapnya.


Kendala lain juga dihadapi peserta didik kelas 6. Seharusnya, dalam waktu dekat siswa menjalani ujian praktik. Namun, kegiatan itu ditunda lantaran ada instruksi dari pemerintah. “Ya, semoga semuanya segera membaik. Tujuannya, supaya kegiatan belajar dan mengajar dapat terlaksana seperti biasanya,” harapnya.


Sementara itu, Ike Vendriyani Guru SDN Bunulrejo 3 menyampaikan, setiap hari membuat video pembelajaran yang di kirimkan kepada orang tua siswa. Kemudian di aplikasikan kepada anaknya. “Setiap hari saya membuat pembahasan materi belajar melalui video ponsel. Saya menerangkan secara detail terkait pelajaran itu, supaya siswa dapat menyerap dengan baik pembahasannya,” kata Ike.


Dia mengaku mendapat hikmah tersendiri dengan adanya kejadian pandemi virus corona ini. Yang begitu jelas dirasa adalah terbangunnya komunikasi yang lebih intens antara guru dengan orang tua siswa. Karena proses belajar mengajar secara daring butuh peran serta orang tua siswa. “Mata pelajaran dan tugas-tugas dibahas grup dan para orang tua memantau secara langsung bahan pelajaran serta sejauh mana kompetensi dan kemampuan anaknya. Komunikasi dua arah juga terjalin ketika ada ketidakpahaman akan tugas yang diberikan,” pungkasnya.(mp4/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Cristian