Dapat Kuota, Aremania Abaikan Madura | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


jum'at, 08 Sep 2017, dibaca : 278 , junaedi, rista

PAMEKASAN - Penggawa Arema FC harus siap berjuang tanpa Aremania di pekan ini. Jika dalam 22 laga sebelumnya hampir selalu mendapatkan dukungan Aremania, baik saat berlaga di kandang atau di markas lawan, maka keadaan tersebut sulit terwujud saat away ke Madura United. Pasalnya, demi alasan keamanan, beberapa kelompok suporter memilih untuk tidak nekat away ke Pulau Garam tersebut. Aremania Klayatan, Achmad Ghozali mengatakan, jika Aremania memutuskan tidak berangkat ke Madura United dengan pertimbangan utama keamanan. Sehingga, dia juga tidak merekomendasikan untuk kawan-kawan pendukung Arema lainnya tidak berangkat. Tidak ada masalah dengan suporter Madura United. Tetapi jika harus ikut away, Aremania akan melalui jalur rawan yang berpotensi menimbulkan gesekan antar suporter, ujar Ghozali. Jalur lawan yang dimaksud adalah wilayah Surabaya yang merupakan basis dari suporter Persebaya, yang selama ini memiliki sejarah hubungan tidak bagus dengan Aremania. Daripada menimbulkan kegaduhan di Jawa Timur, lebih baik kita ikut menjaga kondusivitas. Kami tidak mau kejadian seperti sweeping atau hal lain. Kami harus melewati Suramadu dan tahun lalu terjadi tindakan pencegatan suporter yang sebenarnya tidak bertanding. Daripada terjadi lagi, lebih baik kami akan memaksimalkan dukungan untuk pekan selanjutnya, bebernya. Tahun lalu, saat ajang ISC 2016, derby Jatim ini memang membuat suasana panas sampai ke luar pertandingan. Bukan hanya Aremania yang akhirnya mendapatkan sweeping. Bahkan, masyarakat umum sampai merasakan imbas penghadangan saat akan melintasi jembatan Suramadu. Ya kami menghargai dan menghormati Panpel Madura United yang memberikan kuota. Akan tetapi, kami juga mempertimbangkan hal lain, selain keselamatan dan kondusivitas, jelas dia panjang lebar. Bagi Arema, bertanding tanpa Aremania adalah hal yang jarang terjadi, kecuali laga di tempat rawan seperti Madura United ini. Pasalnya, di laga sebelumnya, baik di kawasan Sumatra, Kalimantan atau Pulau Jawa ketika Alfarizi dkk berlaga, selalu ada Aremania. Hal yang membedakan hanya kuantitas saja. Kami harus siap keadaan tanpa dukungan. Pemain sebenarnya suka kalau ada dukungan suporter, tetapi saya tekankan jika mereka juga harus siap bermain di bawah tekanan suporter lawan," beber pelatih Arema, Joko Susilo. Ia tidak ingin pemainnya manja dan memilih enaknya saja dalam sebuah pertandingan. Sebab, dalam kondisi tertentu harus tetap bagus dan maksimal dalam kondisi atau suasana tidak sesuai keinginan," tandas dia.



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...