MalangPost | Dana Bantuan Sosial Cair Pekan Depan

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Dana Bantuan Sosial Cair Pekan Depan

Kamis, 02 Apr 2020, Dibaca : 5079 Kali

MALANG - Dana Bantuan Sosial kepada warga terdampak langsung wabah virus Corona di Kota Malang diperkirakan dicairkan pekan depan. Terdapat 18 ribu warga yang akan mendapatkan bantuan sosial tersebut.


Hal ini dijelaskan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat dikonfirmasi mengenai pencairan bantuan sosial dengan total alokasi anggaran Rp 10,26 miliar itu. Besaran Dana Bantuan Sosial yang diberikan kepada warga rencananya Rp 300 ribu per orang. Namun demikian, Sutiaji menjelaskan akan ada tambahan warga penerima bantuan tersebut.


Sebelumnya orang pertama di Pemkot Malang ini mengatakan terdapat empat perangkat daerah yang mengampu pencairan bantuan itu. Yakni Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Terbaru ditambah Dinas Perhubungan (Dishub).  
“Karena kami dapat masukan, mereka yang bekerja sebagai sopir angkutan umum juga sangat terdampak. Masyarakat sepi tidak ada yang keluar maka kita perlu pikirkan mereka. Makanya Dishub kita masukan,” jelas Sutiaji.


Ia  mejelaskan pihaknya masih akan mengupayakan bantuan dana sosial dapat dilakukan dengan kerjasama lintas institusi. Untuk sementara ini dijelaskan pendataan warga yang mendapatkan bantuan sosial masih dilakukan. Khusus warga miskin penerima program PKH Program Keluarga Harapan (PKH) sudah terdata.  
Jumlah warga miskin terdata dalam PKH pada tahun lalu sekitar 9.000 KK. Maka warga ini akan menerima bantuan sosial tersebut. Selebihnya adalah mereka yang terdampak secara ekonomi.  “Yang lainnya yang akan menerima adalah PKL,” jelas Sutiaji.


PKL dinilai harus mendapatkan bantuan karena dampak upaya pencegahan virus Corona dialami PKL. Contohnya PKL yang selama ini berdagang di areal sekolah atau fasilitas umum. Kedua lokasi tersebut sejak beberapa pekan belakangan tak beroperasi.
“Juga akan kita data mereka yang bekerja harian seperti buruh harian. Pekerja-pekerja yang biasanya kerja satu hari untuk makan besok harinya. Akan didata pula untuk mendapatkan bantuan ini,” jelas mantan Wawali Kota Malang ini.


Selain itu penyandang disabilitas yang bekerja seperti tuna netra yang biasa bekerja sebagai pemijat akan masuk dalam kategori warga penerima bantuan sosial Pemkot Malang ini.
Sedangkan administrasi pencairan sudah masuk tahap final. Apalagi telah mendapat persetujuan dari DPRD Kota Malang.


Untuk diketahui, hingga kemarin bantuan dana sosial ini belum cair lantaran pendataan calon penerima bantuan masih berlangsung. Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto membenarkan bantuan dana sosial ini belum bisa cair dalam beberapa hari kedepan.
“Belum tuntas data untuk masuk ke mekanisme rekeningnya,” tegas pria yang akrab disapa Wiwid ini.


Perlu diketahui, bantuan sosial ini akan diberikan dalam bentuk uang. Mekanisme pencairannya melalui sebuah sistem rekening. Jadi, penerima yang akan mendapatkan bantuan dibuatkan rekening kemudian bantuan akan ditransfer.
Meski begitu Wiwid menegaskan secepatnya, jika bisa pekan depan bantuan sosial ini dapat cair dan diterima langsung oleh warga penerima bantuan. (ica/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Francisca Angelina