Dampak Virus Corona, Pembangunan Pasar Lawang Bakal Tertunda

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Dampak Virus Corona, Pembangunan Pasar Lawang Bakal Tertunda

Senin, 30 Mar 2020, Dibaca : 939 Kali

MALANG – Pemkab Malang telah menyelesaikan dokumen perencanaan gedung Pasar Lawang. Namun kapan pasar tradisional yang berada di perbatasan Kabupaten Malang ini akan dibangun, masih belum ada kepastian karena dampak wabah virus Corona. Sesuai perencanaan awal pembanguna  dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Dokumen perencanaannya ada sedikit revisi, tetapi bisa diselesaikan dalam minggu ini. Sehingga bisa dilakukan pembangunan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Malang,  Dr Agung Purwanto.


Tetapi untuk memulai pembangunan pasar tersebut, Disperindag Kabupaten Malang masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dengan merebaknya Covid-19, apakah pembangunan pasar bisa dilakukan ataukah harus ditunda.
“Rencana awalnya memang dibangun  selesai Hari Raya Idul Fitri. Tetapi dengan kondisi sekarang akibat merebaknya virus Corona, kami masih menunggu instruksi dari pusat,” tutur Agung.
Dikatakannya, bahwa segala persiapan sejatinya sudah cukup matang. Mulai dari dokumen perencanaan yang selesai dibuat, sosialisasi kepada pedagang, juga penyiapan tempat untuk relokasi. Eks pabril tekstil di Patal Lawang, menjadi alternatif tempat untuk relokasi pedagang selama pembangunan pasar.
Bahkan, akhir pekan lalu tim dari Unit Pelaksana Pasar Daerah (UPPD) sudah mendatangi lokasi untuk rencana pembangunan  bedak.  “Kawasan eks pabrik teksktil milik PT Industri Sandang Nusantara (Persero) sangat representatif sebagai tempat relokasi. Selain memiliki gedung yang dapat digunakan, juga memiliki lahan parkir luas. Apalagi kawasan ini juga berada depan pintu masuk tol Lawang,” terangnya.


Bentuk bangunan Pasar Lawang yang nantinya dibangun, adalah berbentuk bangunan gedung hijau yang ramah lingkungan. Termasuk juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas.
“Nantinya Pasar Lawang ditata sebagai gedung ramah lingkungan. Mulai dari sirkulasi udara, aliran listrik sampai dengan sanitasi. Dalam gedung juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti toilet dan Musala,’’ tandasnya.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika