Dahlan Ajak Santri Tingkatkan Percaya Diri | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 09 Des 2019

MALANG – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan motivasi kepada ratusan santri Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Ia menceritakan perjalanannya sebagai entrepreneur yang dimulai dari tekad kuat menjadi seorang profesional. Dahlan menjelaskan kelemahan terbesar bangsa ini, yakni kurang percaya diri.
Pria kelahiran Magetan 17 Agustus 1951 ini memberi cerita tentang isi diskusinya, ketika menjadi aktivis dulu. Ia memaparkan, banyak orang memiliki kelemahan yang kokoh. Yakni kurangnya percaya diri meskipun kemampuan otaknya hampir setara. Membangun kepercayaan diri tidaklah mudah, untuk itu menjadi persoalan terbesar yang perlu diatasi oleh umat muslim.

Baca juga : Janji Perbaiki Drainase, Pemkot Tak Bisa Langsung Tangani Banjir Soehat


Dahlan Iskan juga mengajak santri berdiskusi melalui pertanyaan tentang percaya diri. Apakah kepercayaan diri ada hubungannya dengan ajaran agama, misalnya tawadu.
“Budaya kita budaya Jawa yang harus rendah hati, menghormati orang tua ditambah lagi ajaran tawadu, apakah itu tidak menyumbang sangat besar untuk menciptakan rasa tidak percaya diri,” tanya mantan CEO Jawa Pos, yang hadir datang sebagai guest lecture entrepreneur and global mindset itu.
Sedikitnya ada lima santri yang memberikan tanggapan terhadap pertanyaan Dahlan Iskan tersebut. Sebagian menyebut keduanya ada keterkaitan, sebagiannya tidak memiliki keterkaitan. Namun yang jelas adalah adanya permasalahan kurangnya percaya diri.
Ia mencontohkan dengan Jepang, meskipun negara maju ini juga memiliki ajaran tawadu, rendah hati, sopan santun yang tinggi tetapi rasa percaya diri masyarakat Jepang, tidak terganggu.
Berdasarkan penuturan dari salah satu guru Tazkia IIBS Malang yang pernah menempuh pendidikan di Jepang, hal tersebut bisa saja terjadi lantaran dari awal sudah diberikan pemahaman bahwa mereka tinggal di salah satu negara maju. Masyarakat di sana pun tidak masalah jika kurang familiar dengan Bahasa Inggris, sebagian beranggapan pendatanglah yang harus belajar dan menggunakan Bahasa Jepang, bukan sebaliknya.
“Kepercayaan diri itu munculnya dari punya uang, untuk itu di Tazkia IIBS Malang dibuka jurusan  entrepreneur dan kalian disiapkan untuk menjadi seorang pengusaha untuk mengalahkan minoritas,” tegasnya.
Untuk mampu mencapai tujuan tersebut lulusan Tazkia IIBS Malang harus mempu bersaing dengan rasa percaya diri tinggi. Sementara tips untuk menjadi pengusaha yang memiliki global mindset, pertama yakni mulailah dulu, menjadi pengusaha ibarat belajar naik sepeda.
“Tidak sekolah jurusan naik sepeda, tetapi banyak yang bisa mengendarai sepeda karena terus mencoba, pengusaha pun demikian tidak ada teori ataupun tahapan melainkan harus dilakukan kapanpun,” papar Dahlan.
Selain menjadi pembicara Entrepreneur and Global Mindset di Tazkia IIBS Malang Kampus 2, Dahlan Iskan juga diajak berkeliling kampus, mulai dari ruang utama, asrama santri, dapur, kantin dan lainnya. Sebelum menuju ruang seminar, pria berkacamata ini disambut dengan karya para santri serta presentasi inovasi menggunakan Bahasa Inggris.
Sementara itu, koordinator kegiatan Tazkia IIBS Malang, Imam Awaludin, Ph.D, mengatakan, secara rutin Tazkia mengundang tokoh nasional. Kehadiran Dahlan Iskan itu sekaligus dalam rangkaian Milad ke-6 Tazkia IIBS Malang pada 12 Desember.
“Memang Dahlan Iskan salah satu entrepreneur di Indonesia dan cocok juga sebagai profesional, selain memberikan motivasi kepada para santri dan guru sekaligus mengenalkan Tazkia IIBS Malang kepada para tokoh nasional,” jelas Imam.
Guest lecture diadakan sedikitnya dua kali dalam satu tahun. Tazkia IIBS Malang sendiri memiliki mata pelajaran IPA dan IPS juga ada jurusan khusus lain muslim scholars, science preneur, entrepreneur, CEO dan profesional. Sehingga mereka mendapatkan materi tambahan tentang entrepreneur di luar materi umum yang diajarkan.
“Program khusus ini lebih kepada praktik untuk anak-anak, pengenalan entrepreneur baik dari segi teori maupun etika yang lebih dikuatkan, namun juga ada praktik langsungnya,” tandasnya.(lin/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Linda






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...