Cukupi Gizi Anak, Makan Ikan Tilapia | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 05 Sep 2019, dibaca : 409 , halim, agiem

MALANG – Memperingati hari anak, Regal Springs Indonesia merilis produk Naturally Better Tilapia. Produk ini tidak hanya sehat, namun juga mudah diolah menjadi menu yang sehat bagi anak-anak Indonesia. Senior Marketing Manager Regal Springs Indonesia Ratna Yudythia menyebut produk ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan anak Indonesia.
“Dalam rangka Hari Anak tahun ini, kami ingin berkontribusi pada upaya pemenuhan gizi anak-anak kita dengan menghadirkan bagi konsumen di Indonesia pilihan ikan air tawar yang sehat dan penuh gizi dan nutrisi, yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia,” ujarnya.
Dijelaskannya, ikan Tilapia dipilih melalui hasil dari budidaya dan pengolahan yang telah memenuhi semua standar regulasi lokal, nasional hingga internasional. Serta memenuhi standar sertifikasi teratas tingkat dunia. Naturally Better Tilapia produksi Regal Springs Indonesia telah mematahkan banyak anggapan orang mengenai ikan air tawar.
"Ikan Tilapia Regal Springs Indonesia dibudidayakan secara berkelanjutan di perairan air tawar di danau Toba dan di Jawa Tengah dengan kualitas air yang sangat baik. Serta diberi pakan yang bebas bahan kimia, pengawet, dan antibiotik. Sehingga menghasilkan ikan kelas premium yang sehat dan bebas bau tanah atau lumpur," lanjutnya.
Ikan air tawar ternyata tak kalah bernutrisi jika dibandingkan ikan air laut. Bahkan, ikan air tawar seperti ikan Tilapia, justru mengandung omega 3 dan omega 6 yang seimbang dan mampu mencukupi kebutuhan gizi bagi anak-anak. Per sajian 100 gram ikan Tilapia dapat menghasilkan 110 kkal.
Produk tersebut ditujukan kepada anak-anak Indonesia yang menurut penelitian masih berada dalam bahaya. Meski telah terjadi penurunan angka gizi buruk dan stunting. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2018 yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI, angka gizi kurang telah turun dari 19,8 persen ke 17,7 persen. Keberadaan anak stunting turun dari 37,8 persen menjadi 30,8 persen.
Namun sebaliknya, angka obesitas pada anak-anak Indonesia cenderung meningkat, akibat dari pola diet yang salah serta konsumsi makanan yang mengandung gula berlebihan.  “Indonesia mengalami double burden malnutrition, atau biasa disebut gizi ganda. Sehingga di satu sisi anak-anak Indonesia masih ada yang mengalami kekurangan gizi dan stunting, di sisi lain anak-anak juga mengalami over malnutrition obesitas,” jelas pakar bioteknologi makanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Dase Hunaefi.
Oleh karenanya, anak-anak Indonesia membutuhkan keseimbangan gizi. Ikan, kata Dase, sangat cocok bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Sebab ikan mengandung gizi yang baik dan berimbang di mana ikan mengandung asam lemak esensial dan protein tinggi yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak.
‘’Protein akan membantu meregenerasi sel dan untuk pertumbuhan sel anak. Adapun asam lemak esensial sangat penting bagi kesehatan dan pertumbuhan sel otak anak. Manfaat ikan dapat ditemukan dalam produk terbaru Regal yakni Naturally Better Tilapia,’’ ungkapnya. (mg3/lim)



Loading...