Cintai Kebaya dengan Tarian Pancen Rame

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Cintai Kebaya dengan Tarian Pancen Rame

Rabu, 30 Okt 2019, Dibaca : 6069 Kali

Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia mengenalkan kebaya dan sanggul kepada pengunjung Matos dengan menyuguhkan tarian Pancen Rame

MALANG - Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia bersama Malang Town Square (Matos) mengajak pengunjung mall untuk kembali mencintai budaya asli tanah air. Beranggotakan para wanita dari berbagai kalangan usia, organisasi ini menampilkan tari tradisional Pancen Rame.
Untuk pertama kalinya Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia tampil di pusat perbelanjaan guna mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kawula muda untuk mencintai kebaya dan budaya asli Indonesia. Terlebih penggunaan kebaya sangatlah mudah dengan beragam model kekinian sehingga tidak melulu harus ke salon.
"Kami kenalkan tarian Pancen Rame yang dibawakan serentak oleh puluhan anggota dengan mengenakan kebaya dan jarik. Tujuannya agar sosialisasi lebih ngena di kalangan pengunjung Matos," ujar koordinator Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia Malang Raya, Anika.

   Baca juga : LG Boyong Mesin Cuci Dilengkapi AI
Dijelaskannya, kebaya merupakan budaya asli Indonesia yang wajib menjadi kebanggaan sehingga perlu dilestarikan oleh masyarakat. Gerakan ini juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran para perempuan untuk mengenakan kebaya, sanggul dan jarik sebagai wujud apresiasi raca cinta terhadap warisan budaya sejak dulu.
Selain mengenalakn tarian, komunitas ini juga memberikan latihan singkat mengenakan jarik. Supaya para pengunjung lebih familiar dengan busana tradisional tersebut.
Sementara itu respon positif gerakan ini juga datang dari Matos yang selama ini juga rajin menggalakkan cinta budaya. Bahkan mall di tengah kota ini juga beberapa bulan lalu melaunching Kampoeng Dolanan yang mewadahi para siswa TK untuk mengenal permainan-permainan tradisional. Seperti dakon, egrang dan lain sebagainya.
"Kami selalu welcome menerima masyarakat yang ingin menyelenggarakan kegiatannya di sini, apalagi yang berkaitan dengan budaya dan kearifan lokal," terang Marcom Manager Malang Town Square, Sasmitha Rahayu.
Dikatakannya, Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia melalui gerakan cinta kebaya dan sanggul tersebut memiliki visi yang sama dengan Matos. Bahkan sejalan dengan kegiatan yang akan diselenggarakan pada Desember mendatang untuk menyambut hari ibu. "Nanti Desember kami akan merayakan Hari Ibu. Nanti akan akan ada banyak lomba, termasuk memasang sanggul dan juga memakai kebaya di hari tersebut," tandas Sasmitha. (lin/lim)

Editor : halim
Penulis : linda