MalangPost | Cinta Sepak Bola Sejak SMA

Sabtu, 06 Juni 2020

  Mengikuti :


Cinta Sepak Bola Sejak SMA

Kamis, 02 Jan 2020, Dibaca : 1260 Kali

Kepiawaian Kapten Arema Putri Serli Anggraini sebagai defender Ongis Kodew, menjadi daya tarik bagi Aremania dan Aremanita pendukung tim berlogo singa. Sepanjang musim, Serli mampu mengemban tugas sebagai kapten sebaik mungkin, dan ikut membawa tim asuhan Alief Syafrizal masuk empat besar Liga 1 Putri 2019.
Namun, Serli menyebut bahwa dia jatuh cinta dengan sepak bola saat masih duduk di kelas SMA. “Sejak kecil sebenarnya sudah main sepak bola, bahkan sebelum sekolah. Tapi, ketika SD malah olahraga lari, SMP volly dan basket. Saya kenal sepak bola lewat ekskul futsal saat SMA, tapi itu pun malu-malu untuk ikut,” urai Serli kepada Malang Post.
Wanita kelahiran 1998 tersebut mulai menapakkan kakinya dalam dunia sepak bola, tepatnya saat ada seleksi sepak bola kompetisi Budhe Karwo Cup tahun 2015 di Kabupaten Kediri, daerah kelahirannya. Serli mencoba peruntungannya, dengan niat iseng-iseng serta mengembangkan bakatnya.
“Tapi Alhamdulillah Tuhan memberi jalan buat saya untuk gabung tim Kabupaten Kediri. Kami dapat juara 3 kompetisi Budhe Karwo di Kediri, lalu juara 4 di Surabaya, dan meraih juara 1 di Piala Pertiwi,” jelas penghobi membaca itu.
Bersama timnya, Serli mewakili Jawa Timur untuk ikut dalam kompetisi Piala Pertiwi nasional. Sayangnya, dia tak bisa membawa gelar juara pulang ke Jawa Timur. Bersama rekan-rekannya, dia sudah bekerja keras untuk mendapatkan prestasi di kancah nasional. Tapi, begitulah sepak bola, segalanya bisa terjadi. Serli sempat kecewa. Hanya saja, kekecewaan ini terbayar lunas.
“Berkat Piala Pertiwi, saya kepanggil seleksi timnas wanita senior,” ujar Serli.
Dia akhirnya bergabung dengan Garuda Putri, dan mengemban nomor punggung 12. Setelah malang melintang di dunia sepak bola senior putri, Serli akhirnya dikontrak oleh Arema FC untuk menjadi Kapten Arema Putri tahun 2019.
Dia mengaku mendapatkan pengalaman luar biasa selama menjadi pemain Arema Putri. Selain bertemu rekan-rekannya seperti Sheva Imut Furyzcha hingga Syawella Pradea, Serli mendapatkan ruang untuk mengekspresikan bakat dan kecintaannya kepada sepak bola di bawah asuhan manajer Fuad Ardiansyah.
Serli bangga bisa menjadi bagian dari sejarah Arema Putri. “Banyak pelajaran yang saya dapat dari Arema Putri. Tim ini memiliki nama besar, dicintai masyarakat Malang, dan dikenal oleh masyarakat sepakbola Indonesia. Saya pribadi bangga bisa menjadi bagian skuad Ongis Kodew,” tambahnya.
“Saya juga merasakan kekeluargaan yang begitu luar biasa, dan yang paling spesial adalah Aremania-Aremanita, saya sungguh terkesan dan takjub dengan fans,” tutup wanita kelahiran 13 Januari, 21 tahun lalu itu.(fin/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Fino