Cina Bantu Padamkan Kebakaran Hutan | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 26 Sep 2019, dibaca : 465 , halim, kris

Muncul informasi di salah satu artikel di situs bernama Petroksi terkait bantuan pemadaman kebakaran hutan yang melanda wilayah Indonesia dari Cina. Dalam artikel itu menjelaskan bahwa Departemen Pemadam Kebakaran RRC (Cina) bersiap membantu saudara dekatnya yaitu Indonesia memadamkan kebakaran hutan untuk mengurangi kabut asap.
Berdasarkan laporan media, lebih dari 42.000 hektar kawasan hutan dan perkebunan telah hangus oleh api sejak Januari lalu, dengan ratusan hektar dilaporkan masih terbakar di beberapa provinsi di Indonesia.
Sementara Presiden RRC (Cina) Xi Jinping segera mengirim bantuan dengan drone tercanggihnya untuk membuat hujan buatan, sehubungan dengan kabut asap dari kebakaran hutan Indonesia yang berembus ke beberapa wilayah hampir ke Asia.
Presiden Jokowi telah setuju dengan tawaran bantuan yang ditawarkan oleh negara tirai bambu tersebut. Menurut Xi Jinping, negara Cina telah menggelar pertemuan dengan perwakilan dari KBRI di Cina mengenai status terbaru dari masalah asap di Indonesia.
‘’Kami menerima kerja sama yang baik dengan perwakilan dan Menteri Lingkungan dan Kehutanan Indonesia, Indonesia sudah seperti saudara kami,’’ ujar Xi Jinping.
"Kami punya banyak drone canggih untuk membentuk hujan buatan. Kita bisa menggunakan beberapa (drone), bukan satu, di daerah tertentu,’’ ujar presiden Cina Xi Jinping.
Namun saat ditelusuri, informasi artikel tersebut tidak benar atau hoax. Pasalnya yang menawarkan bantuan pemadaman api bukannya Cina. Melainkan Malaysia.  Bantuan tersebut ditawarkan oleh Departemen Pemadam Kebakaran Malaysia yang bersiap membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan untuk mengurangi kabut asap.
Dubes Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin menyampaikan bahwa dalam sebuah surat resmi dari Pemerintah Malaysia, yang dibuat melalui Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Yeo Bee Yin telah dikirim ke pemerintah Indonesia baru-baru ini. (eri/lim)



Kamis, 14 Nov 2019

FAKTA Tahun 2015 BPJS Haram

Rabu, 13 Nov 2019

Tewas Karena Ledakan Handphone

Senin, 11 Nov 2019

Tulisan Kaos Kuning Editan

Loading...