Cemburu, Bapak - Anak Hajar Petugas Keamanan Pasar | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 12 Nov 2019, dibaca : 2820 , halim, agung

MALANG - Bapak anak warga Dusun Argosuko Desa Argoyuwono Kecamatan Ampelgading, diamankan Unit Reskrim Polsek Dampit, Selasa (12/11) dini hari. Yakni, Sutarmin Priyanto, 54, serta anaknya Ekta Agus Devia, 23. Mereka berdua ditangkap karena kasus pengeroyokan.
Korbannya adalah seorang petugas keamanan di Pasar Dampit. Yakni, Rusbi, 50, warga Jalan Mataram Kelurahan/Kecamatan Dampit. Korban dihajar oleh bapak-anak tersebut dengan tangan kosong.
"Kedua tersangka bapak-anak tersebut kami tangkap di rumahnya. Penangkapannya setelah sebelumnya ada laporan dari korban," jelas Kanitreskrim Polsek Dampit, Ipda Imam Arifin.
Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan terjadi pada tanggal, Jumat,  8 November lalu. Kejadiannya di Pasar Dampit. Motif pengeroyokan tersebut diduga karena cemburu. Korban dituduh membawa kabur istri tersangka.
Kronologisnya, saat itu korban sedang berjaga di Pasar Dampit seorang diri. Ketika sedang duduk santai, tiba-tiba didatangi oleh kedua tersangka. Selanjutnya, tersangka Sutarmin menuduh korban telah membawa kabur istrinya.
Tuduhan tersebut, karena korban pernah mengantarkan istri tersangka pulang ke rumahnya. Namun lantaran tidak merasa, korban mengelak tuduhan tersebut. Tetapi tersangka Sutarmin dan anaknya tetap kukuh menuduhnya.
Sehingga antara korban dan kedua tersangka terlibat cek-cok mulut. Ketika sedang bertengkar itulah, Sutarmin lantas memukul korban. Kemudian anaknya, Ekta bukannya melerai, tetapi malah ikut-ikutan memukuli korban.
Bahkan, korban juga diancam bunuh oleh tersangka dengan sebilah pisau. Pengeroyokan baru berhenti setelah warga datang melerai. Kedua tersangka langsung pergi, sementara korban yang kesakitan melaporkan ke Polsek Dampit.
Berdasarkan laporan korban serta bukti visum luka, akhirnya polisi memburu kedua tersangka dan berhasil menangkapnya. "Pengakuan tersangka lantaran dendam dan cemburu dengan korban," ujarnya.(agp/lim)



Jumat, 06 Des 2019

Guru BK Lecehkan 18 Siswa

Jumat, 06 Des 2019

Budak Sabu-sabu Disergap

Loading...