Cegah Stunting Mulai dari Kehamilan | Malang Post

Rabu, 11 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 378 , aim, amanda

MALANG - Permasalahan kekurangan gizi kronis (stunting) yang kerap menyerang balita menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Malang. Untuk mencegah, IIDI penyuluhan kesehatan kepada para kader Posyandu  di Balai RW 05 Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (1/10).
Workshop dan posyandu digelar dalam rangka bulan bakti IIDI. Puluhan masyarakat yang terdiri dari ibu hamil dan juga balita melakukan pengukuran berat badan hingga pengecekan kesehatan dan mendapatkan penyuluhan terkait kesehatan.  Ketua Panitia Bulan Bakti IIDI Cabang Malang, Diyah Santoso mengungkapkan, setiap satu tahun sekali, pihaknya selalu mengadakan penyuluhan kesehatan dengan tema yang berbeda-beda. Tema tersebut ditentukan oleh Pengurus Besar IIDi Jakarta untuk dilakukan di seluruh cabang di Indonesia.
“Tahun ini, kami mengangkat tema tentang stunting. Bagaimana caranya mencegah stuntig sejak dini. Sekaligus, mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu untuk menjaga kesehatan dan gizi yang seimbang, baik ketika hamil maupun saat merawat anaknya,” terang dia kepada Malang Post.
Selain memberikan workshop, perempuan yang juga Sekretaris IIDI Cabang Malang ini juga memberikan brosur untuk pencegahan stunting, makanan bergizi hingga tanaman toga berupa jeruk lemon. “Tanaman toga ini bisa ditanam di rumah masing-masing warga untuk pengobatan,” terang dia.
Secara berkala, IIDI sering melakukan kegiatan pemberian makanan bergizi ke berbagai macam posyandu. “Setiap tiga bulan sekali, kami melakukan kunjungan ke Posyandu. Namun, kali ini, kami juga memberikan workshop agar masyarakat paham tentang gizi dan jadi lebih sehat,” imbuh dia.
Sementara itu, Ahli Gizi khusus Anak RSSA Malang, Meiriza Putri menerangkan, saat ini, stunting menjadi permasalahan yang sering menjadi sorotan. Pengetahuan tentang stunting perlu diketahui oleh seluruh masyarakat.
“Mencegah stunting dimulai dari ibu hamil. Fokus untuk memberikan makanan bergizi dan pemberian nutrisi sejak hamil,” terang dia.
Selain itu, perempuan berkacamata ini menambahkan, melalui kegiatan tersebut juga menggencarkan ASI eksklusif dan menampik mitos terkait tahapan makanan untuk bayi. “Yang paling penting, bagaimana gizi dan nutrisi anak bisa terpenuhi. Sehingga, mereka bisa tumbuh sehat dan tidak mengalami stunting,” tandas dia.(tea/aim)



Loading...