Cari Sasaran, Keliling Pakai Mobil Rental | Malang Post

Sabtu, 14 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 03 Okt 2019, dibaca : 912 , halim, agung

MALANG - Aksi pencurian yang dilakukan komplotan Hariono Cs, pembobol lembaga pendidikan ini cukup rapi. Setiap kali beraksi, mereka selalu berbagi tugas. Dua orang sebagai eksekutor, sementara satu lagi bertugas sebagai driver sekaligus mengawasi sekitar lokasi.
Dua eksekutornya adalah Hariono, 25, warga Desa Kidangbang Kecamatan Wajak dan Maali, 24, warga Desa/Kecamatan Wajak. Sedangkan sebagai driver adalah HDS, 17, warga Desa/Kecamatan Wajak, yang merupakan protolan SMP ini. "Saya hanya bertugas sebagai driver dan mengangkut barang. Setiap kali beraksi dan mendapat hasil, saya diberi bagian Rp 800 ribu," ujar tersangka HDS.
Modus operandi pencurian yang dilakukan komplotan ini dengan cara keliling mencari lembaga pendidikan yang tidak ada penjaganya. Mereka beraksi pada tengah malam. Sarananya adalah mobil Xenia L-1997-SH yang merupakan mobil rental. Setelah mendapatkan sasaran, mereka langsung berbagi tugas. Hariono dan Maali sebagai eksekutor. Sedangkan HDS sebagai driver dan berjaga di luar.
Ketika sudah berada di halaman sekolah, mereka kemudian menjebol pintu dan jendela sekolah, menggunakan tang dan obeng. Setelah masuk, mereka kemudian mengambil beberapa barang berharga yang selanjutnya kabur. Untuk menghilangkan jejak, barang hasil curian tersebut, keesokan harinya langsung dijual kepada penadahnya. Yakni Ardi Wiranata, 31, warga Desa Banjarejo Kecamatan Pagelaran.
"Barang hasil curian kami jual dengan harga Rp 3 juta sampai Rp 7 juta. Uang hasil penjualan kami bagi bertiga dan habis untuk foya-foya," ucap tersangka Hariono yang dibenarkan kedua tersangka lainnya.
Lebih lanjut, tersangka Maali mengatakan, aksi pencurian tidak dilakukan setiap hari. Namun antara tiga minggu atau sebulan sekali. Sebelum beraksi, mereka janjian dan berkumpul di rumah Hariono.
"Pencurian kami lakukan spontan. Sasarannya tidak menentu, karena kami keliling untuk mencari targetnya," ujar tersangka Maali.
Dari ketiga pelaku utama ini, hanya tersangka Maali yang merupakan residivis. Tercatat pada tahun 2016 lalu, dia pernah menjalani tahanan karena kasus pencurian burung.(agp/lim)



Sabtu, 14 Des 2019

Ngebet Ingin HP, Nekat Mencuri

Jumat, 13 Des 2019

Dua Residivis Curanmor Dibekuk

Loading...