Calon Wakil Bupati Malang, Akhirnya Partai Gerindra Tanda Tangan | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 02 Okt 2019, dibaca : 1551 , bagus, agung

MALANG - Partai Gerindra akhirnya melunak. Dua nama calon wakil bupati (Cawabup), yang diusulkan ke DPRD Kabupaten Malang oleh Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, sudah disetujui. Gerindra ikut memberikan tanda tangan. Bahkan, Selasa (1/10) , pimpinan DPRD telah mengumumkan dua nama Cawabup ke seluruh anggota dewan dalam rapat paripurna internal.
Ketua DPC Partai Gerindra, Chusni Mubarok, ketika dikonfirmasi, membenarkan persetujuan tersebut. Dirinya telah menandatangani usulan dua nama Cawabup, saat pertemuan lanjutan dengan Bupati Malang serta pimpinan Parpol pengusung, Senin (30/9) di Kota Malang.
"Sudah ada penandatanganan untuk Cawabup," kata Chusni Mubarok, kepada Malang Post.
Menurutnya, sesuai dengan disampaikan dari awal, bahwa Parpol pengusung berangkat dari asas kebersamaan. Maka ketika Bupati Malang mengirimkan surat usulan dua nama ke DPRD, namun Gerindra tidak dilibatkan akhirnya memberikan respons bahwa pengusulannya cacat prosedur.
Gerindra kemudian meminta supaya proses pemilihan ditunda, sampai dengan adanya kesepakatan bersama antara Parpol pengusung dengan Bupati Malang.
"Akhirnya kami terus melanjutkan komunikasi, hingga melakukan pertemuan lanjutan pada hari Senin (30/9)," ujarnya.
Dalam pertemuan antara Bupati Malang dengan Parpol pengusung, Chusni mengatakan bahwa pada fase pengusulan nama Cawabup, Parpol pengusung tidak mencari siapa yang menang dan kalah. Tetapi sebagai Parpol pengusung bisa menciptakan kenyamanan bagi Bupati Malang, untuk menuntaskan sisa masa jabatan.
"Sehingga dari pertemuan itu, sudah ada kesepakatan bersama atas dua nama yang diusulkan. Sekarang tinggal menunggu proses pemilihan dari DPRD Kabupaten Malang," tuturnya.
"Kami juga harapkan, kebersamaan antara Parpol pengusung dengan eksekutif dan Bupati Malang serta wakilnya nanti, bisa membawa Kabupaten Malang lebih baik lagi," sambungnya.
Lebih lanjut, Chusni, juga berharap pemilihan Cawabup bisa secepatnya tidak berlarut-larut. Jangan karena ada kepentingan masing-masing, masyarakat yang menjadi korbannya.
Partai Gerindra, juga akan mengawal dan mendukung Pemerintahan Kabupaten Malang, di bawah komando Sanusi dan wakilnya nanti.
"Ketika nantinya ada hal-hal yang tidak sesuai, kami siap mengontrol. Sehingga tujuan utama membawa Kabupaten Malang lebih baik bisa terwujud," jelasnya.
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari sumber Malang Post yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa Partai Gerindra sempat tidak setuju dengan usulan dua nama. Lantaran tidak mendapatkan jabatan sebagai Ketua Komisi di DPRD Kabupaten Malang. Namun setelah adanya komunikasi, dan dipastikan mendapat jatah Ketua Komisi IV, akhirnya menyetujui dua nama usulan Cawabup.
"Sebelumnya tidak setuju, karena memang jatah Ketua Komisi diambil oleh Parpol lain. Gerindra yang mendapat 7 kursi dalam Pileg 2019 lalu, tidak mendapat. Namun setelah dipastikan mendapat jatah sebagai Ketua Komisi IV bidang Ekonomi dan Kesejahteraan ini, akhirnya menyetujui dengan memberikan tanda tangan," terang sumber yang meminta tidak disebutkan namanya.
Terkait dengan itu, Chusni membantah. "Memang AKD (alat kelengkapan dewan) sudah terbentuk. Tidak ada kaitannya. Dari awal ketika Bupati Malang mengirimkan surat, kami sudah bersikap bahwa usulan dua nama cacar prosedur. Karena ini berdasarkan asas kebersamaan untuk menjadikan Kabupaten Malang lebih baik," paparnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, juga memastikan bahwa sudah ada persetujuan dari Partai Gerindra, terkait dua nama Cawabup yang diusulkan. Sehingga langkah selanjutnya tinggal menunggu proses pemilihan.
"Surat usulan sudah ditandatangani lima Parpol pengusung, salah satunya Gerindra. Sehingga sudah tidak ada lagi permasalahan," ujar Didik.
Bahkan lanjut Didik, melalui rapat paripurna internal, dirinya sudah mengumumkan dua nama Cawabup yang diusulkan oleh Bupati Malang, ke seluruh anggota dewan Selasa (1/10). Pengumuman dua nama tersebut, karena pembentukan tata tertib (Tatib) dewan, sudah tahap fasilitasi. Paling lambat dua hari ini akan segera diundangkan.
"Hari ini saya juga sudah berkirim surat ke pimpinan Fraksi DPRD. Kami minta secepatnya untuk menunjuk nama yang dijadikan panitia pemilihan Cawabup. Maksimal ada 15 orang yang masuk dalam panitia pemilihan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini, mengatakan bahwa setelah nantinya Tatib diundangkan, dewan sudah harus mulai bekerja dan tunduk di bawah Tatib. Selain membentuk alat kelengkapan dewan (AKD), juga penetapan Cawabup.
"Butuh waktu sampai berapa lama nantinya pemilihan dan penetapan Cawabup, tergantung dari panitia pemilihan. Harapan kami bisa secepatnya dilakukan," pungkasnya.(agp/ary)



Loading...