MalangPost | Bus dari Malang Terlanjur ke Jakarta, Malamnya DKI Tutup

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Bus dari Malang Terlanjur ke Jakarta, Malamnya DKI Tutup

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 3285 Kali

MALANG - Dua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tujuan Malang-Jakarta terlanjur berangkat sebelum Pemprov DKI Jakarta hentikan bus masuk keluar  Ibu Kota. Sedangkan satu bus dengan tujuan yang sama tak diberangkatkan, Senin (30/3) .


Pengelola Administrasi Umum Terminal Arjosari, Agus Ruskandi mengatakan dua bus AKAP yang berangkat dari terminal terbesar di Malang Raya itu yakni  Bus Lorena dan Bus Rosalia Indah.
“Bus Rosalia dari Terminal Arjosari ke Jakarta  berangkat sekitar pukul 13.30 WIB. Bawa sekitar sembilan penumpang. Sedangkan Lorena terdapat penumpang yang hampir sama jumlahnya,” jelas Agus. Dua PO Bus tersebut juga memberangkatkan armadanya masing-masing satu unit dengan tujuan Bogor. “Sedangkan Bus Medali Mas tidak berangkat,” sambungnya.


Agus mengaku hingga kemarin sore belum mendapat surat resmi terkait penghentian operasional bus masuk keluar Jakarta. Karena itulah menurut dia Terminal Arjosari belum terdampak kebijakan penghentian operasional bus di ibu kota.
Sementara itu, pengelola PO Medali Mas, Zainul Iksan membenarkan empat armada bus Malang-Jakarta berhenti melayani penumpang antar provinsi, termasuk tujuan Jakarta. “Kami memiliki empat bus, dua Jakarta-Malang, dua Malang-Jakarta yang biasanya beroperasi rutin. Karena peraturan ini (penghentian operasional bus), kami kandangkan empat bus tersebut,” kata Iksan kepada Malang Post, dikonfirmasi Senin (30/3) .


Menurut pria penghobi lari itu, situasi seperti ini tidak terelakkan. Karena, status Indonesia sudah bencana nasional melawan coronavirus. Sehingga sebagai pengusaha, para pelaku bisnis transportasi juga tak bisa memaksa beroperasi.
Iksan menegaskan PO Medali Mas mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk menghentikan trayek Malang-Jakarta. “Kami mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Iksan.


Jakarta yang kini menjadi episentrum Covid-19 sudah mulai menjalani semi lockdown meski belum ada penetapan dari pemerintah pusat. Sehingga, salah satu cara mencegah penyebaran virus Corona dengan menghentikan lalu lintas orang dari dan ke Jakarta.
Selain menghentikan trayek Malang-Jakarta, PO Medali Mas juga membuat kebijakan lain untuk membantu pemerintah melawan virus Corona. Trayek Malang-Jakarta-Tangerang PP  juga dihentikan layanan Malang-Jakarta-Bogor PP dan Malang-Blitar-Kediri-Cirebon PP.
“Semua bus yang melayani jalur ke Jakarta dan sekitarnya kami masukkan garasi,” tandasnya.


Hal senada ditegaskan pengelola PO Pandawa 87, M Afrizal Sutarjo. Menurut Rizal, sapaan akrabnya, Pandawa 87 malah sudah menghentikan layanan bus pariwisata yang menjadi spesialisasi perusahaan yang bermarkas di Jalan Abd Saleh Asrikaton Pakis.
“Setidaknya ada 30 bus yang berhenti beroperasi dan tidak melayani pariwisata karena virus Corona,” tandas Rizal, dikonfirmasi terpisah. Berhentinya pelayanan transportasi pariwsata oleh Pandawa 87 dilakukan secara bertahap, sejak pemerintah membuat kebijakan penutupan tempat wisata.


Sebagai salah satu pelaku wisata, Pandawa 87 jelas terdampak. Bukan hanya itu, musim angkutan Lebaran 2020 harusnya menjadi high season dari penyelenggara transportasi seperti Pandawa 87. Tapi kini semua jadwal perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran langsung dibatalkan.
“Mudik gratis yang biasanya digelar oleh Pandawa 87 juga dibatalkan. Kami tentu berharap semua ini segera cepat selesai, biar semua bisa mencari rezeki lagi, dan ekonomi bisa pulih,” harapnya.

 

Mulai Berlaku Pukul 18.00 WIB
Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengeluarkan surat pemberitahuan untuk menghentikan operasi bus jurusan Jakarta. Kebijakan itu sebagai bentuk penanganan penyebaran virus Corona.


Surat tersebut bernomor 1588/-1.819.611 ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. Surat itu meminta bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) serta bus pariwisata berhenti beroperasi mulai hari ini pukul 18.00 WIB kemarin.
Salah satu poin surat tersebut menyatakan penghentian operasional layanan bus berlaku di terminal maupun lokasi lain di seluruh wilayah Jakarta.  (fin/dtc/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi