Buru Rekor di Madura | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


jum'at, 08 Sep 2017, dibaca : 552 , junaedi, rista

MALANG - Arema FC memiliki ambisi memecahkan rekor saat melawan Madura United, Minggu (10/9) lusa. Alfarizi dkk ingin mendapatkan tiga poin dan menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Laskar Sape Kerrab saat bermain di Pulau Garam tersebut. Pasalnya, sampai 12 laga home Madura United, tim tersebut belum tersentuh kekalahan dari para tamunya. Anak asuh Gomes de Oliviera itu selalu tampil superior jika bermain di Madura. Sembilan kemenangan dibukukan dengan tiga laga lainnya berakhir imbang. Tercatat hanya Mitra Kukar, Perseru Serui dan Persija Jakarta yang mampu mendapatkan poin saat dijamu Bayu Gatra dkk. Kondisi itu disadari oleh Joko Susilo, Tactician Arema FC. Ia pun tak keder, dengan catatan tersebut dan ingin timnya menjadi yang pertama melakukannya. Ya kami tahu saat bermain di kandang sendiri, Madura United sangat kuat. Tetapi kami tidak takut itu dan menganggap laga ini adalah final. Sehingga, tentu saja kemenangan yang kami bidik, namanya final harus ada pemenang, jelas Joko Susilo. Ia mengatakan, timnya sudah dia persiapkan agar bisa mewujudkan misi tersebut. Yakni memberi noda pada rekor tuan rumah. Saya sudah tanamkan mental kepada pemain tidak mudah menyerah. Harus fight, kerja keras. Bagaimanapun kondisi tim kami dan harus bermain di mana, sebutnya. Menurut dia, baik taktik, strategi, mental dan fisik, pemainnya sudah dia bekali sejak dari Malang. Termasuk mengantisipasi, kemungkinan tensi tinggi dalam derby Jawa Timur dan menentukan siapa yang terbaik antara dua tim tersebut, yang kini menempati posisi 5 untuk Madura United dan 7 untuk Arema. Iya, bertemu mereka selalu menghadirkan tensi tinggi. Saya persiapkan mental pemain untuk itu. Mereka jangan mudah terprovokasi dan tetap bermain cerdas, urai dia panjang lebar. Selain itu, pelatih asal Cepu itu menekankan kondisi fisik agar bisa memenangkan pertarungan mental. Sebab, dengan fisik yang prima dia meyakini bisa meladeni permainan cepat dan agresif tuan rumah. Tak pelak, selama latihan dirinya juga sangat menekankan timnya untuk memperbaiki terus kondisi fisik. Gethuk juga mengombinasikan latihan dengan pembenahan fisik. Sedangkan dalam sesi latihan strategi, dia menyelipkan kewajiban kepada pemain, untuk memperbaiki transisi permainan. Dalam pertandingan, fisik itu penting. Sehingga, pemain bisa menjalankan tugas bertahan, menyerang dan transisi dengan baik, yakin dia. Menurut pemain yang memiliki ciri khas dengan rambut gondrong semasa bermain itu, masih ada kunci lain untuk meladeni Madura United. "Yang jelas kami optimis,tegasnya. Sementara itu, Gelandang Arema, Esteban Vizcarra siap mewujudkan ambisi Arema, menang di markas Madura United. Dia yang absen pekan lalu, ingin turut memberikan kontribusi terbaiknya di pekan ini. Saya kembali dan siap menang bersama Arema. Itu target tim ini, harus menang, ucap Esteban. Pemain asal Argentina itu mengakui, secara permainan timnya sudah siap dan tidak kalah untuk bertemu Madura United. Dia mengatakan jika laga melawan Madura United bakal menyajikan pertandingan menegangkan namun menarik. Kami sama-sama kuat. Tetapi harus Arema yang jadi pemenangnya, karena kami sudah menyiapkan untuk mendapatkan tiga angka, tandasnya.



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...