Buron Maling Jeruk Dibekuk

Jumat, 18 Oktober 2019

Sabtu, 21 Sep 2019, dibaca : 1131 , halim, fino

MALANG - Sejauh apapun dan selama apapun pelaku kejahatan bersembunyi, karma akan datang pada waktu yang tepat. Begitu juga, M Irsad Fakih, 23, warga Sumberpasir Pakis, ditangkap Jumat (20/9) pagi  karena pernah mencuri 12 karung buah jeruk di sebuah kebun Dusun Sumberingin Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang. Peristiwanya tahun 2016 lalu.
Dari keterangan yang dihimpun, penangkapan terhadap tersangka dilakukan Jumat subuh, pukul 05.00. Dia dibekuk di rumahnya oleh Unit Reskrim Polsek Tumpang bersama Unit Opsnal Satreskrim Polres Malang. “Peristiwa awal terjadi pada Sabtu, 30 Juli 2016 pukul 02.00. Terjadi pencurian buah jeruk di ladang milik korban Ngatemin, petani warga Dusun Baran Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis,” ujar AKP Ainun Djariyah kepada Malang Post, kemarin siang.
Komplotan pencuri menggasak 12 karung buah jeruk dari kebun Ngatemin. Mereka adalah Farid Bambang, Koko Adi, Aldi Firman dan Irsad Fakih. Dalam proses penyelidikan, Polres Malang berhasil membekuk tiga tersangka yang saat ini sudah menjalani masa vonis hukuman. Yaitu, Farid, Koko dan Aldi.
Sementara, Irsad kabur dari kejaran dari petugas. Selama tiga tahun, pria yang kesehariannya adalah kuli bangunan tersebut, menghilang dan bersembunyi, lari sebagai buronan kasus pencurian. Diduga, dia melarikan diri keluar kota. Tiga tahun kemudian, Irsad kembali ke Malang.
Kabar ini, tercium petugas Polsek Tumpang. Akhirnya, setelah menghubungi tim Opsnal Polres Malang, proses pengintaian pun dilakukan di tempat persembunyian buronan di kawasan Pakis. Setelah memastikan DPO ini berada di tempat tersebut, penggerebekan dilakukan oleh polisi.
Buronan ini tak bisa mengelak. Dia langsung digelandang ke Polres Malang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ainun memaparkan, tersangka ini dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” tutupnya.(fin/lim)



Loading...