Buron, Dua Pelaku Pencurian Dibekuk | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 375 , halim, ira

MALANG –  Setelah lebih dua bulan buron, dua pelaku pencurian berhasil diamankan anggota reskrim Polsek Pakis, Jumat (18/10) dinihari. Yakni Eka Budianto, 27, warga RT19 RW03 Dusun Ngrangin Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis dan Dwiky Septian, 20, warga RT05 RW04 Dusun Krajan Barat Desa Pakiskembar Kecamatan Pakis. Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti empat unit HP dan satu kemeja warna putih.
”Empat unit HP yang kami amankan merupakan barang hasil kejahatan. Sedangkan kemeja warna putih digunakan salah satu tersangka saat melakukan kejahatan,’’ kata Kapolsek Pakis Iptu H Sutiyo SH, M.Hum. Mantan Kanit Idik IV Tipidkor Satreskrim Polres Malang ini mengatakan, kedua tersangka melakukan pencurian, Minggu (11/8) lalu, di rumah korbannya Surgiyanto, warga Perum Asrikaton Indah Desa Asrikaton Kecamatan Pakis.
”Pencurian dilakukan tersangka saat rumah dalam kondisi kosong. Saat itu korban dan keluarganya sedang melaksanakan salat Idul Adha,’’ tambah perwira dengan dua balok di pundak ini. Pelaku masuk rumah dengan cara merusak dinding. ”Tersangka sudah membawa alat berupa obeng, kemudian melubangi dinding untuk masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah, tersangka mengambil barang-barang, serta uang,’’ tambah Sutiyo. Dia juga menambahkan, pelaku kemudian kabur melalui jalan semula, setelah dia mendapatkan barang berharga dari rumah korban.
Korban sendiri, menurut Sutiyo, langsung melapor ke Polsek Pakis. Dan saat itu juga petugas langsung melakukan penyelidikan. Tidak sekadar melakukan olah TKP, petugas juga memeriksa sejumlah saksi. Dan dari keterangan saksi inilah, sedikit demi sedikit identitas pelaku dapat terkuak.
”Waktu itu kami langsung mendatangi rumah kedua pelaku. Tapi saat itu tidak berhasil mendapati pelaku. Karena menurut keluarganya, keduanya sudah kabur,’’ tambahnya. Hingga akhirnya, Kamis (17/10) malam lalu petugas mendengar informasi pelaku berada di rumahnya. Dan saat itu juga petugas melakukan penangkapan di rumah masing-masing.
Seperti pelaku kejahatan pada  umumnya, saat ditangkap pelaku mengelak tuduhan petugas. Namun setelah didesak dan barang buktinya juga lengkap, pelaku pun akhirnya menyerah. ”Dari keterangan yang disampaikan tersangka, mereka mencuri baru satu kali. Mereka mencuri karena terpaksa untuk memenuhi kebutuhkan,’’ tambah Sutiyo.
Keterangan itu tentu saja, tidak digubris petugas. Apalagi dari penangkapan yang dilakukan petugas juga mengamankan empat unit HP, yang merupakan barang curian.
”Untuk uang yang dicuri sudah habis. Katanya dibagi dua setelah pencurian dilakukan. Dan uang itu semuanya sudah habis digunakan tersangka untuk foya-foya,’’ tandas perwira dengan dua melati di pundak ini.(ira/lim)



Loading...