Bupati Malang Definitif, Usulan Belum Sampai ke Gubernur | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 05 Sep 2019, dibaca : 1285 , bagus, sisca

MALANG - Pelantikan Plt. Bupati Malang H. M. Sanusi sebagai Bupati definitif masih belum jelas waktunya. Sebab Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku belum menerima surat atau berkas usulan dari DPRD Kabupaten Malang hingga, Rabu (4/9) kemarin.
“Belum ada di meja saya berkasnya,” tegas Khofifah saat ditanya kapankah proses pelantikan Sanusi.
Dia mengungkapkan kembali jika berkas tersebutlah yang harus ada di mejanya untuk dapat dia proses berikutnya. Akan tetapi hingga kemarin dia tidak menerima, apalagi melakukan proses. Khofifah menegaskan tidak ada proses yang sengaja ditunda atau diperlambat. Maka dari itu dia meminta seluruh pihak untuk menunggu proses berjalan.
“Kalau belum ada di meja saya ya berarti memang belum. Semua ada prosesnya jadi ditunggu saja,” ungkapnya.
Hal ini pun kemudian dibenarkan oleh Kabiro Administrasi Pemerintahan dan Otoda Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni yang juga datang bersama Khofifah dalam giat di Kota Malang kemarin. Perempuan yang akrab disapa Yuyun ini menjelaskan lebih detail.
Dia mengakui bidangnya yang memang mengurusi proses seperti pelatikan pejabat di lingkungan Provinsi Jatim untuk diproses oleh gubernur.
Berkas untuk mengurus proses pelantikan Plt. Bupati Malang Sanusi sebagai Bupati Malang saat ini sudah diproses di bidangnya. Dia mengakui kesibukannya menjadi salah satu penyebab surat belum ada di meja gubernur hingga kemarin.
Dijelaskan, proses usulan tersebut baru dilakukan lantara surat pemberhentian Bupati Malang Rendra Kresna baru diserahkan Senin (26/8/2019) pekan lalu oleh Kemendagri. Kemudian Pemrov Jatim menyerahkan surat tersebut kepada Pemkab Malang untuk kemudian dibahas oleh DPRD Kabupaten Malang.
"Dan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Malang bersama dewan itu baru saya terima Kamis (30/8) sore. Saya baru terima usulan Jumat karena sebelumnya saya ada di Balikpapan. Dan Senin (pekan ini) baru diproses ke Sekda dan kemudian ke Gubernur,” jelas Yuyun.
Ia menegaskan dalam beberapa hari ini berkas akan disampaikan ke meja gubernur. Dan sesegera mungkin dalam pekan ini pula, surat usulan tersebut akan diserahkan kepada Kemendagri untuk kemudian ditetapkan.
Yuyun juga memastikan SK Bupati Malang akan segera turun jika proses berjalan dengan lancar. Karena, dikatakannya semua urusan memang harus berproses, mengingat memang harus dilalui beberapa tahapan administrasi serta antrean.
"Itu sebuah proses administrasi dan nggak bisa langsung begitu saja. Kan di kementerian pastinya juga ada antrean dan juga memang banyak SK-SK kepala daerah sampai anggota-anggota DPRD yang juga mesti diproses," pungkasnya.(ica/ary)



Loading...