Bupati Bebaskan Retribusi Pasar

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Bupati Bebaskan Retribusi Pasar

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 891 Kali

MALANG – Harapan pedagang supaya retribusi pasar dibebaskan sementara, akhirnya mendapat persetujuan dari Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi. Pembebasan retribusi diberlakukan selama wabah virus Corona belum berakhir. Pernyataan ini disampaikan Sanusi, usai kegiatan penyemprotan disinfektan massal, Selasa (31/3).
“Soal restribusi pasar, sekarang sedang kami bicarakan. Saya meminta pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) untuk tidak menarik retribusi selama tanggap darurat Covid-19,” jelas Sanusi.


Kebijakan ini diambil, karena menyadari dampak dari penyebaran virus Corona. Kondisi pasar sekarang jauh berbeda dengan sebelumnya. Sejak wabah  Covid-19 menyebar, pasar menjadi sepi. Pendapatan para pedagang pun menurun drastis karena sepinya pengunjung atau pembeli.
“Kami akan memberi kelonggaran pada para pedagang dengan tidak menarik restribusi pasar sementara waktu. Hal ini bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Malang, terkait dampak yang timbul dari wabah Covid-19,” terangnya.


Mulai kapan ? Sanusi mengatakan secepatnya akan diberlakukan. Dan sampai berapa lama, yakni tergantung dengan kondisi. “Kalau memang bahaya wabah virus Corona dicabut, maka retribusi akan kembali normal lagi. Tetapi kalau diperpanjang, maka pembebasan retribusi pasar juga akan diperpanjang,” urainya.


Sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Malang, meminta Pemkab Malang mengambil langkah terkait dampak Covid-19. Salah satu pernyataannya, adalah menggratiskan biaya retribusi pasar pada para pedagang. Karena selain pendapatan menurun, pengunjung juga sepi.
Keluhan yang sama juga disampaikan pedagang Pasar Kepanjen. Mereka mengharapkan pemerintah menggratiskan retribusi pasar sementara waktu, selama pandemi Corona berlangsung. Alasan pedagang lantaran penjualan sepi akibat pengunjung turun drastic.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi