Bupati : Pertumbuhan Sektor Perdagangan Jatim Melebihi Nasional - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 333 , udi, ira

MALANG – Hari jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur juga diperingati Pemerintah Kabupaten Malang Senin (14/10). Peringatan hari jadi tersebut ditandai dengan upacara, dan dipimpin langsung Bupati Malang H.M Sanusi di halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Mengusung tema Semangat Nawa Bhakti Satya, untuk Jawa Timur Maju Sejahtera, upacara berlangsung khimat. Dalam upacara tersebut, Sanusi membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sambutan setebal 16 halaman itu tidak sekadar mengulas tentang sejarah berdirinya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tapi juga berisi tentang harapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di tahun mendatang, serta keberhasilan Pemprov Jatim dalam pembangunan.
”Berdirinya Jawa Timur ini ditandai dengan dimulainya penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur pada 12 Oktober 1945, dengan Gubernur pertama Raden Mas Tumenggung (R.M.T) Ario Soerjo,’’ kata Sanusi.
Dia melanjutkan sambutannya, saat ini Provinsi Jatim telah berusia 74 tahun. Sudah banyak perubahan, dan pembangunan di wilayah Provinsi Jatim terus maju. ”Tentunya perjuangan harus terus berlanjut, karena tantangan yang semakin kompleks dan masih adanya tugas berat yang menanti untuk mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, membangun karakter masyarakat, mengatasi masalah kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan dan memitigasi kerawanan bencana, serta merajut harmoni sosial," ucap Sanusi.
Dia menegaskan, sejak dilantik pada 13 Febuari tahun 2019, Gubernur dan Wakil Gubernur memulai perjuangan bersama, memelihara yang lama yang baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik. Hidup senantiasa menuntut perubahan dengan berusaha melanjutkan hal-hal baik dari pemerintahan sebelumnya, sembari terus berinovasi untuk menjawab dinamika yang terus terjadi, dimana tentunya prioritas akan perlu terus mengalami penyesuaian. ''Nawa Bhakti Satya adalah sebuah nafas yang senantiasa tercermin dalam setiap langkah dan pengabdian insan pemerintah serta masyarakat Jawa Timur,’’ tambah Sanusi.
Sembilan bhakti tersebut, lanjutnya, menggambarkan prinsip-prinsip yang dihadirkan untuk mencapai kemajuan Jawa Timur dan mensejahterakan setiap insan di provinsi ini. Sanusi menambahkan, saat ini provinsi Jatim masih berada di tahap awal pelaksanaan Nawa Bhakti Satya. Tapi demikian, banyak keberhasilan tercapai. Tapi capaian tersebut, tidak boleh membuat terlena. Sebaliknya, harus tetap ada perbaikan.
Pemerintah Provinsi Jatim sendiri memiliki beberapa program prioritas. Diantaranya memberantas kemiskinan, merealisasikan PKH plus untuk 50 ribu lansia, keadilan akses juga telah dirintis, dan saat ini sedang dilakukan pengerjaan. Disisi lain sektor pendidikan, juga telah dilaksanakan sehingga seluruh SMA/SMK Negeri menjadi gratis mulai tahun ajaran 2019/2020. ”Data ekonomi makro juga menunjukkan capaian yang menggembirakan dalam pertumbuhan sektor perdagangan dan perindustrian yang keduanya melebihi pertumbuhan nasional,’’ ungkapnya.
Sementara itu, upacara yang berlangsung khimad itu dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang, dan para tamu undangan. Upacara diakhiri dengan pemotongan  tumpeng oleh Bupati Malang dan diberikan kepada Mohammad Anas, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bakorwil III Jawa Timur di Malang, yang mewakili Pemrov Jatim. (ira/udi)



Loading...