MalangPost - Buka di Pandemi atau Usaha Kuliner Mati

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

Buka di Pandemi atau Usaha Kuliner Mati

Jumat, 10 Jul 2020, Dibaca : 2979 Kali

Dilema. Harus memilih dan bersikap. Itulah yang dirasakan pengusaha kuliner. Jika terus tutup, tak mustahil usaha mereka akan bangkrut. Saat masa transisi new normal diberlakukan, mereka harus memilih. Usaha kuliner mesti dibuka. Dengan berbagai syarat. Termasuk memenuhi protokol kesehatan.  

Lantas apa yang harus dilakukan pengusaha kuliner? Bagaimana juga para influencer membantu pengusaha kuliner, agar mereka bisa terus berusaha di masa pandemi corona ini? Simak pembicaraannya di program Idjen Talk City Guide 911 FM, pagi ini pukul 08.00. Disiarkan langsung lewat frekuensi 911 FM dan youtube channel Ameg.tv

 

 

Bantu Branding Secara Gratis

Dibukanya kembali usaha kuliner di Kota Malang, sangat bagus karena perekonomian juga mulai bangkit. Lapangan pekerjaan juga mulai terbuka. Yang sebelumnya masih work from home, omzetnya juga sangat terbatas karena pandemi, sekarang mulai bergairah. Inilah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Karena selama pandemi, tidak ada solusi untuk perbaikan ekonomi.

Kami sendiri, para influencer akan siap membantu branding. Kami sudah bantu UMKM yang bergerak di bidang jasa, makanan dan beberapa lainnya. Kami bantu promokan usaha mereka di masa pandemi. Bahkan kami tidak memasang publish rate alias gratis. Tidak apa-apa. Kita sama-sama harus bangkit dan semangat bersama. Siapa tahu justru bisa jadi amalan dan menjadi kran rejeki lainnya.

Para influencer sangat berpengaruh untuk membantu branding. Influencer dengan viewer dan followers-nya juga mempunyai orang yang fanatik di kehidupannya. Apalagi di usaha kuliner. Kadang apa yang kita makan, followers kita akan bertanya, agar mereka juga bisa melakukan, seperti yang kami lakukan.

Tetapi pengusaha kuliner, tetap harus penerapan protokol kesehatan secara konsisten. Tidak hanya masa transisi seperti ini. Harus seterusnya, karena ini sudah menjadi budaya baru. Di era New Normal. Seperti harus rajin cuci tangan, dicek suhu tubuh, Pakai masker dan beberapa syarat protokol kesehatan lainnya.

Terutama untuk waiter dan waitress-nya, juga harus menggunakan protokol kesehatan yang berlaku. Harus lebih higienis. Memberikan kebersihan yang maksimal kalau melayani. Tidak cukup hanya pakai masker kain saja. Kalau perlu pakai face shield. Hal itu bisa membuat pelanggan menjadi aman dan nyaman.

Kami membuka kerja sama seluas-luasnya. Terutama untuk mereka yang membuka usaha di dunia makanan. Kami siapkan special rate. Utamanya bagi kawan-kawan yang memasang pekerjaan utamanya di influencer. Kecuali yang sudah punya usaha tetap, mungkin bisa memberikan bantuan secara gratis. (*)

Oneng Sugiarta - Influencer/MC Malang

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post