Buang Sampah Sembarang Bakal Disanksi Tegas | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 1044 , aim, amanda

MALANG – Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air masing perlu ditingkatkan. Saluran air di seputaran Pasar Blimbing hampir semuanya dipenuhi sampah, khususnya sampah plastik. Hal itu terungkap saat Wali Kota Malang Sutiaji bersama Forpimda dan ASN melakukan kerja bakti di kawasan Pasar Blimbing, Jumat (18/10).
Saat membongkar penutup saluran yang ada di areal Pasar Blimbing, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko sempat terkejut dengan sampah yang menumpuk di saluran air. Bau tidak sedap pun langsung tercium. Mengetahui itu, Wawali yang sebelumnya memimpin apel kerja bakti di halaman Pasar Blimbing, langsung mengangkat sampah yang ada di saluran dengan peralatan manual.
“Bagaimana air mau mengalir dalam saluran kalau salurannya dipenuhi dengan sampah. Tidak heran jika air saat hujan tiba tidak mau ke dalam saluran, tapi membuang genangan di atas saluran,” kata Wawali Sofyan Edi Jarwoko.
Hal yang sama juga dirasakan Wali Kota Malang Sutiaji yang datang bersama Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson. Bersama-sama, wali kota, Wawali, Kapolres dan Dandim membongkar penutup saluran yang ada di depan Pasar Blimbing. Setelah berhasil dibuka, sampah plastik, bekas kabel penutup AC memenuhi saluran air yang harusnya mengalir deras itu.
Wali kota bersama Forpimda langsung mengangkat sampah yang ada di saluran dengan alat manual. Bahkan, Sutiaji harus merogoh dengan tangannya ke dalam saluran untuk mengambil bambu yang menutup saluran air itu.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan oleh jajaran Forkopimda untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar mereka peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kebersihan bukan hanya tugas pemimpin saja, tapi juga masyarakat. Kami terjun langsung untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar peduli lingkungan dan tidak buang sampah sembarangan,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji.
Bersih-bersih itu dilakukan untuk mengantisipasi musim hujan tiba.
Pria berkacamata itu menguraikan, di Kota Malang terdapat 26 titik banjir. Salah satunya, yakni di kawasan sekitar Pasar Blimbing. “Di kawasan sini, gorong-gorong sudah dibesarkan. Namun, terdapat banyak sampah. Jadi percuma saja. Untuk itu harus dibersihkan,” lanjut dia.
Terkait penanganan sampah, Sutiaji menguraikan, pihaknya sudah menyiapkan revisi untuk Peraturan Daerah (Perda) terkait sampah. Sebab, pada Perda yang baru ini, akan disiapkan punishment bagi masyarakat yang terbukti membuang sampah sembarangan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan menerapkan kedisiplinan membuang sampah yang dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. “Kedepan, kami akan melakukan razia mobil dinas. Apakah di dalam mobil tersebut terdapat tempat sampah atau tidak. ASN merupakan contoh masyarakat, jadi harus bisa memberikan contoh yang baik,” lanjut dia.
Bersih-bersih ini dilakukan mulai dari kawasan Pasar Blimbing sampai di kawasan bangunan eks PDAM Malang yang akan dibangun MCC pada tahun depan. Kerja bakti dilakukan para ASN baik dari Disperkim, DPUPR, Dinas Perdagangan, DLH dan lainnya. (tea/aim)



Minggu, 17 Nov 2019

Anak 9 Tahun Dimangsa Tetangga

Loading...