BPK Datang, Bupati Minta OPD Transparan | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 29 Jan 2020,

MALANG – Terbuka dan transparan, itulah permintaan dari Bupati Malang, HM Sanusi kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Malang dalam menyambut audit dari BPK. Tim dari BPK Perwakilan Jatim, datang dan disambut Sanusi di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa pagi (28/1).
"Saya berharap seluruh OPD bisa memberikan data-data yang dibutuhkan tim BPK. Ke depan semoga tim ini bisa menjadi mitra sebenarnya dalam hal keterbukaan hasil audit secara real," ungkap Sanusi. Menurutnya, seluruh OPD dilarang main-main dalam menjalankan anggaran yang diamanahkan rakyat.
Sehingga, kehadiran BPK ini sangat penting dan vital untuk menjaga akuntabilitas serta kepercayaan publik kepada Pemkab Malang. Sanusi bahkan tidak segan, untuk meminta BPK segera memberi memo pemberitahuan, bila dalam pemeriksaan audit ditemukan kejanggalan dan dugaan pelanggaran.
“Misalkan ada temuan segera ditindaklanjuti dengan cara mengembalikan apa yang menjadi temuan tersebut,” tandasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Didik Budi Muljono, Asisten Administrasi Umum Setda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, Sekretaris Inspektur Kabupaten Malang, dan BKAD.
Sementara itu, Arum Dati, wakil ketua tim BPKP Jatim menjelaskan bahwa kunjungannya adalah untuk pemberitahuan Pemeriksaan Interim LKPD Tahun Anggaran 2019. Metodenya, adalah dengan melaksanakan pemeriksaan pendahuluan atau interim atas LKPD Pemkab Malang.
Proses pemeriksaan tersebut akan dilangsungkan selama 24 hari mulai Senin (28/1). Arum yang didampingi lima orang lain, menuturkan bahwa keberhasilan Pemerintah Kabupaten Malang di tahun lalu meraih WTP tidak terlepas dari kerjasama seluruh OPD yang terbuka dan transparan ketika diperiksa BPKP Jatim.
"Setelah seluruh laporan keuangan dari semua OPD diserahkan sampai dengan 31 Januari paling lambat, maka kami akan segera melakukan pemeriksaan tentang kas, belanja, pendapatan, aset serta semua yang berkaitan dengan laporan tersebut,” tandas Arum. Dia menegaskan, hasil audit, belum bisa langsung diketahui serta merta.
Karena, proses pemeriksaan ini masih pendahuluan. Sementara, outputnya masih dimunculkan Mei nanti. “Setelah itu, hasil-hasilnya akan kami sampaikan apakah WTP atau WDP. Untuk itu kami berharap pimpinan daerah bisa mendorong seluruh OPD agar membantu proses pemeriksaan ini," ujarnya.(fin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Fino Yudistira



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...