BMKG Perkirakan Hujan Mulai November | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 27 Agu 2019, dibaca : 332 , Udi, ira

MALANG - BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Malang, di Karangploso memprediksi musim hujan akan mulai masuk pada November 2019. Prakirawan BMKG Karangploso, Ahmad Luthfi mengatakan, musim hujan pada November 2019 diperkirakan terjadi hingga 63.3 persen dari 60 zona musim. "Dibanding dengan rata-rata data 30 tahun (1981-2010), awal musim hujan diprakirakan umumnya mundur satu hingga dasarian," kata Luthfi, Selasa (27/8/2019).
Sementara puncak musim hijan diperkirakan terjadi pada Januari 2020. Dalam keterangannya, saat puncak musim hujan perlu diwaspadai daerah yang rentan terhadap bencana longsor dan banjir. "Sifat musim hujan diprakirakan dominan dalam kisaran normal," ujarnya.
Dengan prediksi itu, BMKG mengatakan petani bisa melakukan cocok tanam saat memasuki musim hujan. Luthfi mengingatkan, hal yang perlu diwaspadai adalah angin puting beliung yang kerap terjadi saat pancaroba. "Awal musim hujan di Pulau Jawa menjadi patokan bagi petani kapan dilakukan musim panen. Karena itu, petani sebaiknya tidak hanya memanfaatkan prakiraan musiman atau bulanan, tapi juga harian," tambahnya.
Hingga awal tahun depan, BMKG Karangploso memprakirakan tidak terjadi potensi anomali iklim global. Sedangkan untuk sektor pertanian diperkirakan aman.
Sementara di kawasan Malang Raya, Luthfi mengatakan kalau kawasan di perbatasan Kabupaten Malang - Lumajang curah hujannya diprediksi lebat. Pasalnya, di kawasan itu merupakan daerah pegunungan yang membuat kumpulan awan dipaksa menjadi dingin lebih awal dibanding kawasan lainnya.
Kepala BMKG Karangploso Aminudin Al Roniri menambahkan, saat ini informasi dari BMKG Karangploso telah menjangkau tingkat kecamatan. Karena itu, ia berharap masyarakat, khususnya para petani bisa mengakses informasi tersebut untuk kebutuhan pertanian. Bahkan, informasi yang bisa dijangkau tidak hanya terkait musimam. Bulanan, harian hingga per jam pun bisa diakses.
Akses informasi bisa dijangkau di web resmi BMKG atau melalui aplikasi yang bisa diunduh di Play Store. "Baru tahun ini bisa menjangkau hingga kecamatan. Semoga informasi yang kami berikan bisa banyak membantu," ungkapnya.
Sementara suhu dingin diprediksi bakal menyelimuti Malang Raya, hingga akhir Agustus mendatang. Bahkan Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso Kabupaten Malang mencatat suhu terendah sepekan terakhir mencapai 15,6 derajat Celsius.
Aminudin Al Roniri menjelaskan, bisa jadi suhu dingin semakin dingin lagi hingga lebih dari 14 derajat celsius yang pernah terjadi, sekitar 20 tahun lalu. “Bisa jadi rekor suhu terendah 14 derajat pecah. Rekor itu tercatat sekitar tahun 1990-an,” kata Amin.
Menurutnya, suhu dingin akibat pergantian musim dari penghujan ke kemarau dan rutin terjadi setiap tahunnya. ‘’Suhu musim kemarau identik dengan suhu dingin. Hal itu karena RH atau kelembaban udara rendah,’’ pungkasnya. (ira/udi)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...