Black Death Society 2, Bikin Hanyut Pecinta Musik Cadas dalam Spirit Metal

Minggu, 20 Oktober 2019

Senin, 07 Okt 2019, dibaca : 579 , aim, fino

MALANG - SNRG Nation didukung Lebaksari Seven menghadirkan Black Death Society 2 di Level Brewhouse Jalan Terusan Borobudur 26, Minggu (6/10) kemarin malam. Para pecinta musik black metal dan death metal berkumpul dan ber-headbang di antara gebukan double pedal dan distorsi musik.
Berbagai band black metal dan death metal mengisi Black Death Society 2 yang dihelat sejak pukul 16.00 WIB. Dalam event musik cadas yang dihelat di lantai 3 Level Brewhouse itu, para pemusik cadas dikerumuni penggemar metal yang hanyut dalam spirit metal. Band-band metal yang tampil, antara lain Immortal Rites, Misanthropic Imperium, Criminal Impact, Rottenblast, Blood of Majestic, Mugen Weapon, Demonistyc, Incarnated hingga Fear Epidemic. Penampilan band-band ini mampu membuat para penggemar metal headbang tanpa henti, di antaranya, band Mugen Weapon dengan vokalis Isabela. Sebagai band dengan vokalis wanita, Mugen Weapon tak kalah keras dengan band lain. Mugen Weapon mampu menyajikan musik death metal nan cadas.  Andri Ananta dari Komunitas Lebaksari Seven menegaskan, event musik seperti ini sangat didukung penuh.
“Kami tak henti mendukung event-event musik seperti yang digelar di Level pada Minggu malam,” ujar Andri Seven, sapaan akrabnya kepada Malang Post.
Menurut Andri Seven, event musik harus selalu didorong dan diddukung untuk menghidupkan lagi atmosfer musik di Malang. Pasalnya, Andri Seven meyakini musik Malang bisa kembali berjaya seperti era 80. Namun, perlu ada dorongan dari semua pihak supaya kejayaan itu kembali.
“Kami mendukung event musik agar perkembangan dan kehidupan musik di Malang kembali semarak dan berjaya,” ujar Andri Seven.
Dia menyebut, Malang pernah berada pada era terbaiknya di dunia musik. Dulu, Malang adalah kawah candradimuka bagi industri musik nasional. Selama berhasill tampil di Malang dan mendapat apresiasi para pecinta musik Malang, musisi tersebut diyakini sudah lolos uji dan layak menjadi band papan atas nasional. Andri Seven berharap dukungan terhadap event musik di Malang, bisa mengembalikan reputasi tersebut.
“Kami ingin mengembalikan Malang sbagai barometer musik di tanah air, ditandai dengan semarak event musik seperti ini,” ujar Andri Seven.
Dia juga mendorong semua band asli Malang dari berbagai genre, untuk tidak stagnan dan terus berkarya. Karena, Andri Seven sangat berharap Malang menjadi pusat perkembangan musik Indonesia lagi. “Kami berharap grup-grup musik di Malang terus maju dan meningkatkan kemampuan serta prestasi,” tutupnya.(fin/sir/aim)



Sabtu, 12 Okt 2019

Buah Mengaji pada Alam Semesta

Loading...