Bikin Skala Prioritas - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 06 Sep 2019, dibaca : 965 , vandri, sisca

TUGAS akhir di bangku kuliah tak jadi alasan untuk berkreativitas. Clymontine Shalma Sakianto membuktikannya. Ketika sibuk menyelesaikan kuliah, ia tetap layani tawaran
photoshoot untuk catalog product dan shooting iklan commercial. Ternyata kuncinya satu, mengelola waktu sebaik mungkin.
Agar tidak keteteran dengan rutinitasnya, perempuan yang akrab disapa Montin ini selalu mengutamakan prioritas. Mendahulukan yang paling penting dan mendesak untuk dikerjakan.
"Karena lagi skripsi, jadi emang butuh manajemen waktu yang serius. Susahnya ya itu time management harus tepat supaya semuanya bisa berjalan sesuai target," jelasnya.
Mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB ini mengatakan, photoshoot dan shooting iklan commercial sudah dijalaninya sejak tahun 2016. Ketertarikannya berkarya di bidang ini lantaran sudah menjadi hobi, terlebih ia bisa menghasilkan uang.
Brand ternama yang pernah menggunakan jasanya antara lain Maybelline, CMN Brand, Glutera dan Lamour Skin Care Indonesia. Sistem kerjanya yakni menyesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan tersebut.
"Misalnya kontraknya dua hari untuk take video ya berarti harus selesai dalam dua hari tersebut, meski kadang juga ada kesulitan saat take," jelas perempuan kelahiran Pasuruan, 26 April 1996 ini.
Kesulitan paling susah adalah nenyesuaikan karakter yang dibentuk dalam video atau foto dari brand tersebut. Terlebih jika shooting iklan commercial harus ada dialog sehingga mimik wajah dengan cara berbicara mesti disesuaikan.
Dari pekerjaan itu Montin memperoleh fee mulai Rp 1 juta untuk commercial video, tergantung berapa banyak scene yang dibutuhkan. Dalam satu bulan rata-rata ia menerima jasa 4 hingga 5 kali foto maupun video.
"Kerjaan sekarang ini sejujurnya tidak membentuk brand image kalo saya itu photo model, cuma biasanya ditawarin saja jadi tidak memaksakan tiap minggu harus ada sesi," katanya.  
Menurut dia, dari pekerjaan itulah banyak manfaat positif yang didapatkan. Di antaranya
bertemu dengan orang-orang handal di bidang yang sekarang menjadi pekerjaan Montin.
"Yang paling penting saya bisa memperluas networking, terlebih ini adalah hobi dan passion saya," tuturnya.
Memperluas networking pun menurutnya termasuk hal utama dalam membangun karir kedepan. Jadi sedapat mungkin ia mengenal dan terus mencoba hal-hal baru. Karena Montin merasa apa yang dimiliki saat ini bisa lebih banyak dikembangkan.
 “Intinya apa saja dipelajari jangan takut. Mungkin saja dari photoshoot bisa ke acting dan lain sebagainya. Intinya jangan membatasi diri,” pungkasnya. (ica/van)



Kamis, 21 Nov 2019

Serba Mandiri

Rabu, 20 Nov 2019

Bikin Bahagia dengan Masakan

Loading...