Berorientasi Service Based | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Minggu, 03 Nov 2019, dibaca : 216 , bagus, sisca

Prospek startup dengan basis orientasi Service Based, dianggap menjadi salah satu kategori startup yang menjanjikan untuk dikembangkan saat ini. Basis startup ini juga semakin banyak dan dilirik banyak pihak tidak hanya pembuat startup tapi juga pengguna jasa.
Hal ini disampaikan Bagian Pemasaran dan Kerjasama Stasion (Startup Singo Edan) Malang Hino Kertapati saat dimintai tanggapan.
“Karena tren untuk membuat startup sedang berkembang. Dan untuk membuat startup ideal memang tidak murah dan butuh modal yang besar. Makanya mereka yang menawarkan jasa (service,red) akan mudah juga berkembang,” papar Hino.
Ia menjelaskan, startup yang menawarkan jenis usaha service atau jasa, ternyata kebanyakan yang berkembang adalah yang menawarkan jasa “pembuatan startup”. Khususnya di Malang hal tersebut cepat disambut.
Pasalnya talenta di Malang kebanyakan berhubungan dengan teknis jasa. Atau yang biasa disebut sebagai hipster atau hacker. Mereka yang memiliki keahlian membuat platform website ataupun teknis membuat platform akan diminati.
“Yang memang di Malang talenta kebanyakan teknis. Bukan bisnis dan marketing (hustler),” tegas Hino.

   Baca juga : KerabaTani, Aplikasi untuk Petani
Dijelaskannya, Stasion Malang sendiri memiliki kurang lebih 270-an anggota atau perintis startup yang dibina. Sekitar 200-an anggota merupakan kelompok mahasiswa atau pelajar. Sementara sekitar 70-an lainnya merupakan calon atau pemilik startup. Contoh produk yang dibina seperti aplikasi software jasa seperti jasa pengantaran barang dan lainnya.
Lantas bagaimana perputaran keuntungan dari startup atau incubator startup seperti Stasion Malang? Hino menjelaskan hal ini sebagai sebuah usaha yang non-profit oriented. Untuk selama ini stasion tidak memiliki keuntungan finansial yang besar.
“Masih mengandalkan pekerjaan bersifat volunteer, tidak ditarik biaya bagi mereka yang melakukan pembinaan,” paparnya.
Meski begitu ketika klien yang dibina kemudian mendapatkan proyek ataupun berkembang lebih lanjut. Maka disanalah kerjasama yang menguntungkan bisa terjalin.
Ditegaskannya lagi keuntungan lain yang didapat adalah bibit dan talenta-talenta baru yang siap membuat startup, atau diserap startup di Malang khsususnya. Meski begitu tahun depan, pihaknya akan mencoba membuat kurikulum khusus untuk hustler (orientasi bisnis,red). Sehingga ke depan akan bisa lebih banyak lagi muncul startup product based dari Malang.
“Soal modal lebih lanjut, Stasion juga tengah menyusun formulasi dengan beberapa pihak luar untuk bisa mewujudkan akses permodalan yang aman dan nyaman ke depannya,” pungkasnya.(ica/ary)



Minggu, 01 Des 2019

Kantong Darah Terinfeksi HIV/AIDS

Minggu, 01 Des 2019

Jangan Diskriminasi ODHA

Loading...