Beri Edukasi Orang Tua Penanganan Anak Difabel | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 30 Sep 2019, dibaca : 279 , parijon, amanda

MALANG - Persada Hospital tidak pernah berhenti memberikan perhatian kepada masyarakat terkait masalah kesehatan. Bekerjasama dengan PT Kasoem Hearing, Persada Hospital menggelar seminar edukasi bertajuk ‘Parents Training Part One’ di Srikandi Hall, Gedung B Persada Hospital, Minggu (29/9), kemarin.
Pada seminar tersebut, menekankan tentang metode dan penanganan yang disarankan bagi anak-anak difabel yang memiliki gangguan pendengaran dan terapi Auditory-Verbal Therapy (AVT) yang dapat diterapkan di rumah. Terapi tersebut digunakan untuk membantu anak belajar mendengar, berbahasa verbal hingga berbicara.
Kepala Humas Persada Hospital, Sylvia Kitty Simanungkalit mengungkapkan, ada sekitar seratus orang berasal dari seluruh Jawa Timur mengikuti kegiatan yang baru pertama kali dilakukan itu.
“Melalui seminar ini, kami memberikan informasi kepada orangtua tentang terapi yang bisa diberikan. Anak-anak tidak cukup dipasangkan alat bantu dengar atau terapi saja. Namun juga ada terapi khusus agar bisa beraktifitas seperti yang lainnya,” terang dia.
Untuk itu, metode terapi mendengar dan berbicara (AVT) akan ditekankan oleh tim Habilitasi dari PT. Kasoem Hearing bagi para orang tua yang memiliki anak-anak difabel yang memiliki gangguan pendengaran. Utamanya bagi yang sudah memakai ABD atau CI, sehingga lebih tepat guna.
Pesan yang ingin disampaikan melalui Parents Training ini ialah mewujudkan anak-anak Indonesia yang memiliki masalah pendengaran atau tuli agar bisa lebih terbantu melalui terapi AVT.
“Kami berharap, melalui seminar tersebut, titik utama dari terapi ini adalah peran orang tua. Sehingga diharapkan dapat menggunakan bahasa natural dan bahasa verbal untuk berkomunikasi dengan anak secara baik,” jelas perempuan yang akrab disapa Kitty ini.
Pada kesempatan tersebut, dia menambahkan, seminar edukasi ini secara rutin diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia. Salah satunya di kota Malang dan bekerja sama dengan Persada Hospital.
“Setiap satu bulan sekali, Persada Hospital rutin mengadakan seminar edukasi terkait kesehatan dengan tema yang berbeda-beda. Hal ini sebagai salah satu upaya kami melakukan pencegahan penyakit sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk peduli kesehatan,” urai dia.
Dalam acara tersebut, Persada Hospital memberikan souvenir khusus bagi anak difabel yang memiliki gangguan pendengaran dan telah memasang ABD di Persada Hospital. Yakni Damare Negara, Fildzah Nadhifah Humairoh dan Dzakira Falqiah.(tea/adv/jon)



Loading...