Malang Post - Berburu Kelelawar Dapat Maling Cabai

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Berburu Kelelawar Dapat Maling Cabai

Kamis, 20 Feb 2020

TEWAS : Petugas ketika evakuasi jenazah koban yang tewas tertembak.


Korban Tewas Tertembak di Leher, Pemilik Lahan Diamankan

MALANG – Mayat manusia yang ditemukan di ladang cabai Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Rabu (19/2) ternyata korban pembunuhan. Faisol Amir, 37, warga setempat ini, diketahui tewas dengan luka tembak di leher. Selain sebagai korban, Faisol juga diduga sebagai pelaku pencurian cabai.
Jenazah korban usai dievakuasi, saat itu langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi. Sementara, Tubi, 74, warga sekitar sekaligus pemilik lahan langsung diamankan polisi. Dia ini yang menembak Faisol menggunakan senapan angin.
“Kasusnya langsung ditangani Satreskrim Polres Malang. Mungkin bisa langsung konfirmasi ke Polres Malang,” ujar Kapolsek Karangploso, AKP Effendy Budi Wibowo.
Informasi yang diperoleh, Selasa (18/2) sekitar pukul 19.30, dengan membawa senapan angin Tubi menuju ladang jambu miliknya. Senapan angin tersebut, sedianya digunakan untuk berburu kelelawar yang makan buah jambu.
Ketika melintas ladang cabai milik menantunya yang berdekatan dengan ladang jambu, Tubi melihat ada bayangan manusia sedang merunduk. Lantaran beberapa hari sering terjadi pencurian cabai, akhirnya tanpa berpikir panjang Tubi menembak bayangan manusia tersebut.
Setelah menembak dan tepat sasaran, Tubi lalu pulang. Dia memberitahu Nadak, menantunya tentang apa yang dilihat di ladang cabai. Setelah itu bersama menantunya, Tubi menuju ladang cabai untuk mengecek. Benar saja ditemukan dua tas dan dua sarung yang sudah berisi cabai rawit, yang kemudian dibawa pulang.
Keesokan harinya sekitar pukul 09.00, Tubi pergi ke ladang untuk kembali mengecek. Saat itulah ia menemukan mayat manusia di ladangnya. Tubi lantas memberitahu menantunya yang kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek Karangploso. Polisi lantas melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah korban.
“Korban meninggal dunia akibat luka di leher sebelah kiri. Juga ada peluru gotri yang masuk ke dalam paru-parunya. Sementara untuk barang bukti yang diamankan, sepucuk senapan angin, sebungkus gotri dan satu set pakaian korban,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati.(agp)

Editor : agung priyo
Penulis : agp

  Berita Lainnya





Loading...