Berawa dari Teman

Jumat, 18 Oktober 2019

Kamis, 10 Okt 2019, dibaca : 210 , vandri, asa

IA menekuni berbagai jenis olahraga bela diri.  Mulai dari dari kungfu, taijiquan, hingga wushu. Itulah Ayu, sapaan akrab Annisa Ayudyah Yuwanda. Tak sekadar ikut-ikutan, wanita cantik ini tercatat sebagai peraih prestasi.
Ayu bahkan meraih juara pada turnamen internasional. Mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) ini pernah meraih juara I Tradisional Tangan Kosong Female Kejuaran Bali Internasional Kungfu Championship. Terakhir juara II Taijiquan Female di Porprov Jatim 2019."Kalau target selanjutnya mungkin kejuaraan nasional," kata alumni SMKN 13 Malang ini.
Untuk wushu, Ayu baru mulai menekuni tahun 2016. Ketika itu ia melihat temannya yang sudah lama menjadi atlet olahraga tersebut. Sebelumnya, ia justru sedang menekuni tari tradisional Bali.
"Awalnya karena ada teman saya satu sekolah yang ikut wushu. Dia uda atlet lama banget, terus saya diajak sama dia dan papanya buat nonton latihannya. Terus kok tertarik, keliatannya seru olahraganya. Akhirnya iseng-iseng ikutan daftar, eh kok malah keterusan sampe sekarang dan Alhamdulillah bisa dapat banyak prestasi," paparnya.
Ia mengoleksi banyak juara. Di antaranya Juara 1 Tradisional Tangan Kosong Female di Kejuaraan Bali Internasional Kungfu Championsip 2018, Juara 1 Taijiquan Female di Kejuaraan Provinsi 2019, Juara 2 Taijiquan Female di Porprov 2019 dan  Juara 2 Female Shuangjian A di kejuaraan Bali Internasional Kungfu Championsip 2018. Selain itu Juara 2 Female Qiang Shu A di Kejuaraan Wushu Piala Wali Kota Surabaya 2018.
Ayu kemudian menceritakan tentang kendala yang dialaminya ketika menjadi atlet beladiri. Hal yang paling mengganggu dan menjadi kendala serius yakni ketika rasa malas latihan menghampiri.
Nah kalau sudah begitu, ia berupaya keras menghadapi berbagai kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Menurut gadis kelahiran tahun 2001 ini, perjuangannya untuk meraih prestasi harus dilakukan dengan keras dan tekun. Sebab ia menyadari bahwa tidak ada hasil jika tidak ada perjuangan keras.
Selain itu, Ayu juga menceritakan kompetisi paling berkesan yang pernah dialaminya.
"Terakhir kemarin Porprov VI 2019, dari latihan yang awalnya empat  kali seminggu jadi setiap hari,” kata sulung dari dua bersaudara ini.
Lebih lanjut, Ayu menyebut ada sosok idola yang menginspirasinya untuk terus semangat menjadi atlet beladiri yakni Lindswell Kwok. " Dia (Lindswell Kwok) peraih emas di Asian Games. Saya suka banget liat dia kalo lagi wushu, udah cantik, prestasinya luar biasa, wah banget," kata dia.
Ayu masih terus bersemangat. Itu karena keluarganya memberikan dukungan penuh pada karirnya sebagai atlet. Mereka juga mendorong Ayu untuk dapat mengimbangi dengan bidang akademik. (asa/van)  



Kamis, 17 Okt 2019

Berani Melewati Proses

Selasa, 15 Okt 2019

Belajar Sabar dan Bijaksana

Selasa, 15 Okt 2019

Mengatasi Diri Sendiri

Loading...