Malang Post - Berantas 3C, 5 Hari Ungkap 19 Kasus dengan 23 Tersangka

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Berantas 3C, 5 Hari Ungkap 19 Kasus dengan 23 Tersangka

Kamis, 27 Feb 2020

MALANG – Kasus 3C (curas, curanmor dan curat) menjadi atensi khusus AKBP Hendri Umar. Mantan Kasubbag Bungkol Spripim Polri yang baru menjabat Kapolres Malang sejak 14 Februari lalu ini, meminta jajaran Satreskrim dan Polsek untuk memberantas tindak kejahatan jalanan yang selama ini meresahkan masyarakat.


Hasilnya selama lima hari, Polres Malang bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap 19 kasus tindak kejahatan jalanan, dengan total tersangka sebagai 23 orang. Rabu (26/2) siang hasil ungkap kasus tersebut dipamerkan di halaman Mapolres Malang. Hendri memimpin langsung rilis ungkap kasus dengan didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.
“Semua tersangka yang adai depan ini, adalah para pelaku kejahatan yang berhasil kami ungkap selama lima hari terakhir. Ada 19 kasus dengan 23 tersangka,” ungkap Hendri Umar.


Mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini mengatakan, dari 19 kasus tersebut, sebanyak 9 kasus merupakan pencurian pemberatan (curat) dengan 11 tersangka. Kemudian 4 kasus lagi adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan 5 tersangka. Sisanya adalah kasus pencurian kekerasan (curas) ada 6 kasus dengan 7 tersangka.


Salah satu kasus curas yang berhasil diungkap adalah kejadian di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada 12 Februari lalu. Polisi menangkap dua orang pelakunya, yakni berinisial AW, 19 dan MR, 18, warga Dampit.
“Modus mereka ini mengajak korban, kemudian sesampai di lokasi korban dipukul yang kemudian dilempar ke sawah. Mereka lalu membawa kabur motor milik korban,” terang perwira dengan pangkat dua melati ini.


Sementara kasus curanmor yang diamankan, salah satu tersangkanya adalah seorang perempuan. Yakni Desi Kartika Sari, 25, warga Kelurahan/Kecamatan Turen. Dia ditangkap petugas di Sidoarjo, setelah beraksi mencuri motor di wilayah Kecamatan Kepanjen. Modusnya korban diajak pesta minuman keras, setelah korbannya teler tersangka membawa kabur motornya.


Dikatakan Hendri, bahwa kasus jalanan terutama 3C mencari atensi khusus pimpinan. Pasalnya kejahatan jalanan ini sangat meresahkan masyarakat. Dengan menanggulangi kasus kejahatan ini secara maksimal, diharapkan masyarakat bisa merasa aman dan nyaman.
“Sehingga kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam memerangi kejahatan jalanan ini, bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Tidak hanya itu, Hendri juga mengatakan mendekati Pilkada Kabupaten Malang serta bergulirnya sepakbola Liga 1, diharapkan situasi Kamtibmas benar-benar terjaga dan kondusif. “Terutama Stadion Kanjuruhan yang menjadi ikon masyarakat Kabupaten Malang ini, harus benar-benar dijaga keamanan dan kenyamanannya,” ungkapnya.


Sementara itu, Desi Kartika Sari, satu-satunya tersangka curanmor perempuan ini, mengaku sudah beraksi dua kali. “Saya dua kali mencuri motor. Selain di Kepanjen, juga di Sidoarjo. Korbannya saya berkenalan lewat facebook,” tutur tersangka Desi Kartika Sari.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi

  Berita Lainnya





Loading...