Belajar Karakter dari Kehidupan Pedesaan - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 16 Okt 2019, dibaca : 189 , rosida, imam

MALANG - Live in menjadi salah satu program pendidikan karakter di SMPK Cor Jesu. Dalam kegiatan ini, siswa mendapat kesempatan untuk tinggal di pedesaan. Hidup bersama orang-orang desa dan mengikuti aktivitas keseharian penduduk desa.
Pengalaman tersebut baru saja didapat oleh 97 siswa kelas VIII SMPK Cor Jesu, yang pada akhir pekan lalu menggelar kegiatan live on di tiga dusun yang ada di Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Yaitu di Dusun Janjing, Dusun Sempur dan Dusun Biting.
"Servite et amate merupakan nilai karakter yang kami ajarkan di sekolah dan diterapkan dalam kegiatan ini," terang Waka Humas SMPK Cor Jesu, Adreanus Iwan Purba, S.Pd, kepada Malang Post.
Kegiatan live in dilaksanakan selama tiga hari. Hari pertama diisi dengan materi pengetahuan tentang tanaman toga dan Bahan Tambahan Makanan (BTM) oleh Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH).  
Hari kedua, para siswa mulai berbaur dan bergabung dengan masyarakat setempat. Dengan tinggal di rumah-rumah warga. Selama sehari mulai pagi hingga sore hari, siswa mengikuti berbagai kegiatan yang menjadi aktivitas warga. Seperti berdagang, bertani, mencari pakan ternak dan lain sebagainya. "Anak-anak disana belajar menggali nilai hidup, dengan belajar bersyukur di tengah segalanya yang serba sederhana," ujarnya.
Bagi siswa SMPK Cor Jesu tidaklah mudah hidup dengan kondisi pedesaan. Mereka butuh belajar banyak dengan kemandirian dan daya juang yang tinggi. "Karena kondisi pedesaan sangat berbeda, sementara selama ini mereka hidup di kota dengan fasilitas yang lengkap," tuturnya.
Live in SMPK Cor Jesu kali ini dikemas dengan cara yang berbeda. Siswa tidak hanya belajar kemandirian dan tanggung jawab, tetapi juga belajar tentang lingkungan. Dengan pendampingan yang diberikan oleh PPLH siswa SMPK Cor Jesu belajar langsung tentang ekosistem hutan tropis dan jenis-jenis BTM.  
Tujuannya agar para siswa memiliki perhatian lebih terhadap lingkungan alam sekitar, dengan cara ikut melestarikan dan menjaga alam tetap lestari.
"Dari materi tersebut anak-anak mempresentasi tentang apa yang mereka dapat selama pembelajaran oleh PPLH," tambah Iwan.
Sebagai ungkapan terimakasih kepada warga desa, siswa SMPK Cor Jesu memberikan bingkisan berupa sembako. Dengan harapan dapat meringankan beban hidup mereka.
"Disini kami mengajarkan kepada siswa akan kepedulian pada sesama, termasuk etika dan tata Krama," pungkasnya. (imm/oci)



Loading...