Belajar Bahasa Daerah Makin Mudah - Malang Post

Sabtu, 23 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 498 , rosida, asa

MALANG - Berawal dari keprihatinan atas pergeseran budaya yang berdampak pada minimnya minat belajar bahasa daerah, mahasiswa S2 Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (UB) membuat aplikasi untuk mempermudah belajar bahasa Bugis, yang diberi nama Lontara-AR. Teknologinya pun juga sudah menggunakan Augmented Reality (AR), yang semakin mempermudah pembelajaran dengan visualisasi yang lebih mendetail.
"Ide awalnya karena ada pergeseran budaya di Makassar atau malah di Indonesia, orang cenderung sudah tidak tertarik dengan bahasa," pungkas penggagas Lontara AR, Muhammad Hasbi.
Lontara-AR sendiri merupakan sebuah aplikasi untuk belajar bahasa daerah dan aksara Bugis yang dikenal memiliki tingkat kesulitas yang cukup tinggi. Aplikasinya pun sudah dapat diunduh di perangkat android secara umum dan gratis. Namun untuk aplikasi dengan teknologi AR, pengguna harus melakukan pembelian kartu bar code khusus terlebih dahulu.
Menariknya, Lontara-AR sendiri sudah diuji cobakan pada 90 siswa-siswi di dua sekolah SD yang ada di Makassar. Hasilnya, model pembelajaran menggunakan aplikasi tersebut memberikan dampak positif terhadap pembelajaran siswa. Alhasil, aplikasi tersebut juga sudah mulai dilirik oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk digunakan disekolah-sekolah secara masal. (asa/oci)



Loading...