Bayar Utang Poin Hilang di Kandang | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 1065 , parijon, stenly

MALANG – Tanggungan utang poin penggawa Arema FC bertambah. Gagal menang dalam dua laga home beruntun, membuat Hendro Siswanto dkk harus mengganti poin yang hilang di laga away. Minimal empat poin, mesti digapai oleh pemain Arema, demi menjaga peluang mereka bertahan di papan atas dan bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Dalam perhitungan kami, laga home wajib menang. Nah, ini dua kali hanya seri, berarti empat poin sudah hilang,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Menurutnya, kini anak asuh Milomir Seslija itu memiliki utang empat poin yang mesti diganti di laga away. Sementara, tujuh laga home tersisa, juga wajib dimenangkan oleh pemain Arema.
“Rumusnya, di kandang sendiri selalu poin penuh. Makanya, kalau sudah gagal, harus cepat diganti. Paling dekat melawan Persela, kami berharap di sana pemain bisa dapat poin pengganti,” papar dia kepada Malang Post.
Ruddy mengakui, tim pelatih dan pemain pasti memahami hal tersebut. Ia percaya perubahan dan evaluasi usai gagal menang melawan Borneo FC, bisa terlihat ketika melawan Persela, Jumat (20/9) depan.
“Kami yakin pasti ada perubahan setelah pekan lalu. Pemain pasti juga memperhitungkan laga-laga away selanjutnya,” terangnya.
Menurut dia, untuk pertandingan melawan Persela, peluang Arema untuk menang terbuka lebar. Sehingga, bila mau ‘membayar’ utang empat poin, kesempatan ada di depan mata. Selanjutnya, di laga away Arema akan melawan Persib Bandung dan PSM Makassar di laga terdekat.
“Itu saja yang kami jadikan pengingat kepada tim. Mereka punya kewajiban menebus poin yang hilang di kandang,” sebut dia.
Sementara itu, dia mengakui tetap ada hal yang dia syukuri dari satu poin ketika melawan Borneo FC. Sebab, melalui laga pertama dinilainya tidak mudah. Arema, memang kerap kesulitan mengawali kompetisi.
“Banyak tim lain juga meraih hasil tidak maksimal di awal putaran kedua,” tambahnya.
Bahkan, empat tim teratas harus bermain imbang di pekan ini. Bali United hanya mendapatkan satu poin ketika melawat ke markas Bhayangkara FC. Sedangkan Tira Persikabo, harus puas berbagi angka dengan Persib Bandung. Sementara, Madura United malah ditahan imbang Barito Putera di kandang sendiri.
“Kami bersyukurnya di awal putaran kedua, tim papan atas juga gagal menang. Sebenarnya, menyesal juga karena ini kesempatan kami merapatkan poin, tetapi ini juga catatan agar lebih siap di laga selanjutnya,” imbuh pria asal Madiun itu. (ley/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...