Bawa Sajam Terjaring Operasi Patuh | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 01 Sep 2019, dibaca : 587 , Halim, rdb

PROBOLINGGO – Seorang pengendara motor terjaring Operasi Patuh Semeru di Jalan Raya Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Pria berinisial SH itu tak hanya melanggar peraturan lalu lintas. Namun, juga kedapatan membawa senjata tajam (sajam) dan plastik berisi serbuk yang diduga sabu-sabu.
Pemeriksaan lalu lintas itu berlangsung sekitar pukul 08.30. Sejumlah pengendara motor yang lalu lalang sempat dihentikan. Beberapa di antaranya harus ditindak lantaran kedapatan melanggar aturan. Ada sekitar tujuh petugas yang menggelar pemeriksaan.
Di sela-sela pemeriksaan, polisi melihat dua orang pria dengan gelagat mencurigakan. Seolah hendak menghindari pemeriksaan, polisi lekas-lekas menghentikannya. Dua pria yang mengendarai motor Yamaha Mio bernopol W 4515 YO itu merupakan warga Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo.
Polisi yang curiga, sempat menggeledah badan pengendara motor yang berinisial, SH, 40. “Saat pemeriksaan anggota, ditemukan sebilah sabit yang diselipkan di pakaiannya,” ujar Kanit Lantas Polsek Beji, Ipda I Gede Sukadana.
Kepada polisi, SH mengatakan senjata yang dibawa akan digunakan untuk memanen tebu. Namun, polisi tidak percaya begitu saja. SH juga diminta menunjukkan surat-surat berkendaranya. “Saat mau mengambil surat-surat, dia terlihat membuang bungkusan ke parit. Akhirnya, kami perintahkan mengambilnya,” ujar Gede.
Ketika diperiksa, bungkusan yang dibuang SH merupakan plastik berisi serbuk yang diduga sabu-sabu. Karenanya, SH harus dibawa ke Poslantas Polsek Beji. “Selanjutnya, penanganan perkara ini kami limpahkan ke Unit Reskrim Polsek Beji, untuk diproses lebih lanjut,” ujar Gede.(rdb/lim)



Rabu, 11 Des 2019

Kabur Demi Nikahan Anak

Loading...