MalangPost - Batas Jarak Toko Modern Terkendala Online Single Submission

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Batas Jarak Toko Modern Terkendala Online Single Submission

Senin, 25 Nov 2019, Dibaca : 1581 Kali

MALANG - Perda Perindustrian dan Perdagangan telah disahkan DPRD Kota Malang. Perda ini diyakini akan mengatur dan menata pendirian usaha dan investasi di Kota Malang. Khususnya terkait toko modern dan pasar rakyat.
Yang paling disoroti adalah pengaturan soal jarak toko modern dengan toko modern lainnya juga dengan pasar rakyat atau pasar tradisional.
Hal ini menjadi poin penting dalam perda tersebut. Karena beberapa tahun terakhir banyak warga mengeluh soal keberadaan toko modern yang semakin menggeser keberadaan pasar rakyat.
Hanya saja, perda ini tidak seratus persen mengatasinya. Kebijakan pusat terkait Online Single Submission (OSS) bisa menghalangi regulasi yang telah diatur dalam Perda itu.

Baca juga :

Kesehatan BPR Tugu Artha Diragukan Kalangan Legislatif

Satpol PP Turunkan Reklame Ambruk


Hal ini diakui Wali Kota Malang Drs H Sutiaji. Ia mengatakan OSS, yang merupakan kebijakan pengurusan izin secara online tidak mengatur soal jarak dan radius pasar tradisional dan toko modern.
"Belum lama ini kita membahas dengan BPM PTSP (Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) mereka mengatakan agar disiapkan saja ketentuan di daerah," tegasnya.
Meski begitu ia pun sangsi. Bahwa pemohon izin akan mengacu pada kebijakan pusat dan mengabaikan yang ada di daerah. Meskipun akan menyiapkan perwal tersendiri berkaitan dengan jarak toko modern dan pasar tradisional, ia masih akan melakukan komunikasi lebih intens soal itu.
Diharapkan kebijakan soal radius 500 meter pasar modern dan tradisional juga masuk pada syarat dalam OSS. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Sisca