Bantuan Dari Kemenpar, Homepod Berbentuk Telur Ada Kasur dan Kamar Mandi | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 378 , udi, ira

MALANG -  Fasilitas Rest Area Gubug Klakah, Desa Gubug Klakah, Kecamatan Poncokusumo semakin lengkap dengan adanya homepod. Memiliki desain seperti telur, homepod ini dapat dimanfaatkan para wisatawan untuk menginap satu keluarga. Sekalipun bentuknya minimalis, namun tidak perlu khawatir. Homepod ini memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai dari kasur di setiap lantai, kamar mandi dengan toilet duduk, televisi dan AC.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthar. SH, MSi mengatakan, Homepod merupakan rumah kapsul, bantuan dari Kementrian Pariwisata. Homepod ini menjadi salah satu fasilitas untuk wisatawan yang menginap di rest area Gubug Klalah. "Ini bantuan dari Kemenpar. Hari ini (Rabu,16/10) diserahterimakan," ujar Made.
Dia mengatakan, jika homepod yang dibangun Kemenpar, hanya satu. Namun, sebagai kepala dinas, Made siap mengundang investor lain untuk memperbanyak unit homepod. Bahkan tidak hanya di area rest area, tapi homepod ini akan dibangun di beberapa destinasi wisata lain. Tidak terkecuali di pantai. "Terus terang kami sangat mengapresiasi Kemenpar yang sudah memberikan bantuan homepod ini. Tentunya kami berjanji untuk merawat dan menjaganya," katanya.
 Untuk pengelolaan, lanjutnya, rencananya akan diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata Gubug Klakah. "Adanya homepod ini diharapkan kian menjadi daya tarik wisatawan. Sehingga kunjungan wisata di Gubug Klakah semakin meningkat," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Area III pada Asdep Pengembangan Destinasi Regional II, Kemenpar, Widayanti Bandia,  mengatakan, homepod merupakan pilot project, yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik. Ditemui disela-sela penandatanganan surat serah terima homepod di kawasan Rest Area Gubugkalah, Wdayanti mengatakan selain Malang bantuan homepod juga diberikan di 9 daerah lain. "Yang sekarang sudah jalan di Danau Toba. Harapannya, disini homepod dapat dikelola dengan baik, syukur-syukur dapat berkembang," katanya.
Widayanti mengatakan, Gubug Klakah menjadi salah satu daerah mendapatkan homepod karena Kelompok Sadar Wisata di desa itu berhasil meraih juara nasional. "Untuk desainnya telur, karena unik. Desain ini diambil dari lomba yang digelar tahun lalu," tambahnya.
Hanya saja untuk bahan yang digunakan berbeda-beda. "Di Danau Toba materialnya pakai papan, atau kayu. Sedangkan disini pakai bambu. Tapi bentuknya tidak berubah, termasuk fasilitas di dalamnya sama," tuturnya.
Sementara Purnomo Anshori, Ketua Pokdarwis Gubug Klakah mengaku siap jika ke depan pengelolaan homepod diserahkan ke Pokdarwis Gubug Klakah. "Jika memang kami yang mengelola, kami siap menjaga, merawat maupun mengembangkan," tandasnya.
Serah terima homepod ini dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Malang Lani Massuro, Camat Poncokusumo, dan Kepala Desa Gubug Klakah. Serah terima homepod diawali dengan peninjauan lokasi, dan diakhiri dengan penandatanganan surat  serah terima bantuan. (ira/udi)



Loading...