Malang Post - Bak Games GTA, Mobil Patroli Polisi Tabraki Pengendara

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Bak Games GTA, Mobil Patroli Polisi Tabraki Pengendara

Rabu, 22 Jan 2020

MALANG - Bak game Grand Theft Auto (GTA), mobil patroli milik Polsek Kedungkandang nopol X-2302-33 melibas sejumlah pengendara motor dan mobil, Selasa (21/1) . Sekitar pukul 09.00 WIB, mobil yang dikemudikan Aiptu Kh itu, menabrak setidaknya enam motor dan satu mobil. Belum diketahui penyebabnya, namun tim Malang Post di lapangan tak menemukan indikasi Kh mabuk, saksi mata menduga mobil itu remnya blong.
Tabrakan terjadi beberapa kali dengan laju kendaraan sejauh sekitar 1,2 km di sepanjang SPBU Pertamina 54-651.32 hingga Puskesmas Kedungkandang. Menurut keterangan saksi kejadian Deni Prasetyo, 35 tahun, mobil tersebut berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan cukup tinggi.  
“Kalau mabuk enggak, kalau ngantuk saya nggak tahu. Sepertinya remnya blong, karena nabrak beruntun,” tegas Deni ketika ditanya apakah Aiptu Kh terlihat seperti mabuk.
Mobil tersebut terus berjalan dan menabrak pengendara motor lainnya. Hingga akhirnya berhenti di depan Polsek Kedungkandang. Menurutnya, dalam kecelakaan tersebut, ada 10 orang korban. Sang personil polisi sendiri langsung diamankan ke Polresta Malang Kota.
"Mobil tersebut kemudian berhenti di depan Polsek dan menabrak mobil yang parkir, korbannya tadi langsung dibawa sama ambulans ke rumah sakit," urai warga Sawojajar ini.

   Baca juga : Perempuan Jadi Kurir Sabu, Nekat karena Harga Kebutuhan Makin Mahal

 

Sementara itu, saksi lain, yakni Hendri Ardianto, 26 tahun menambahkan, mobil tersebut berjalan dengan kecepatan yang cukup tinggi.
"Mobilnya itu kayak nggak bisa berhenti. Kendaraan disampingnya ditabraki semua," kata dia.
Ketika ditanya lebih lanjut, ia tidak tahu berapa orang yang ada di dalam mobil polisi itu. "Tidak tahu berapa orang, mungkin itu rem blong," lanjut dia.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polresta Malang Kota langsung turun ke lokasi kejadian. Sampai saat ini, mereka masih melakukan olah TKP. Untuk sementara, korban yang ada mengalami luka-luka dan tidak ada yang meninggal dunia.
Pasca kejadian kecelakaan di Jalan Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata langsung mendatangi TKP, Selasa (21/1) siang. Ia menyusuri kawasan Polsek Kedungkandang hingga di depan Koramil Kedungkandang.
"Saya atas nama pribadi dan Polresta Malang Kota ingin memohon maaf kepada korban atas insiden ini," terang Leo.
Leo menjelaskan, saat ini, anggota kepolisian yang mengendarai mobil dinas tersebut masih dalam pemeriksaan di Polresta Malang Kota.
"Kami akan melakukan pengecekan kejiwaan dan kesehatan yang bersangkutan (pengendara mobil, Red)," kata dia.
Leo menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada anggota kepolisian yang telah lalai mengemudikan kendaraannya.
"Kami akan lakukan proses kepada yang bersangkutan jika ada unsur kelalaian. Kami akan berikan punishment," tegas dia.
Leo menambahkan, atas kejadian tersebut, ada empat korban luka-luka yang dirawat di RSSA.
"Kami akan obati seluruh korban dan kami berikan ganti rugi," tandas dia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Malang Post dari sumber tepercaya, keempat korban masih dalam perawatan di IGD RSSA. Ada yang mengalami luka pada dahi, kaki hingga nyeri di bagian kepala.
Kasus kecelakaan yang melibatkan mobil polisi dan beberapa kendaraan bermotor itu sampai saat ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polresta Malang Kota. Beberapa barang bukti juga sudah diamankan di Unit Laka Satlantas Polresta Malang Kota.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto mengungkapkan, saat ini, kronologi kecelakaan masih diselidiki oleh unit laka.
"Kami mohon waktu, saat ini masih proses penyelidikan. Nanti kalau sudah pasti, akan segera kami sampaikan," terang dia.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Kapolsek Bubutan Surabaya itu menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, mobil dinas yang dikendarai oleh salah satu anggota pokiso itu menabrak setidaknya enam kendaraan.
"Untuk kendaraan roda dua ada lima, untuk kendaraan roda empat ada dua," kata dia.
Dia menegaskan, atas peristiwa itu, ada empat orang korban luka-luka yang saat ini dalam perawatan di IGD RSSA Malang.
"Untuk korban meninggal tidak ada," tegas dia.
Terkait dugaan rem blong, pihaknya masih belum berani memberikan asumsi. Sebab, peristiwa kecelakaan itu masih dalam proses pendalaman yang dilakukan polisi.
"Kami masih menunggu hasil pendalaman. Nanti akan kami sampaikan agar kabarnya tidak simpang siur dan semuanya jelas," lanjut dia.
Sementara itu, dari sumber terpercaya Malang Post, kendaraan dinas jenis Mitsubishi Kuda itu dikendarai oleh Aiptu Kh. Saat itu, dia pergi ke SPBU untuk mengisi BBM. Setelah itu, dia kembali ke arah Polsek Kedungkandang. Namun, sekitar 800 meter dari POM Bensin, tepatnya di depan kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat yang terletak di Jalan Ki Ageng Gribig, ia menabrak satu pengendara motor.
Sekitar 200 meter kemudian di depan SDN Kedungkandang I, ia kembali menabrak satu motor. Kemudian ia menabrak dua motor di depan Kantor Kelurahan Kedungkandang. Terakhir, sekitar 200 meter kemudian, menabrak satu sepeda motor di depan Puskesmas Rawat Inap Kedungkandang dan mobil Toyota Avanza. Setelah itu, kendaraan baru berhenti di depan Polsek Kedungkandang.(tea/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Amanda Egatya

  Berita Lainnya





Loading...