Awasi Dua Lokasi Rawan Narkoba | Malang Post

Sabtu, 14 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 12 Okt 2019, dibaca : 459 , vandri, kris

BATU - Kota Wisata Batu menjadi sasaran empuk pengedar narkoba. Pasalnya banyak wisatawan hingga masyarakat Kota Batu yang bisa disasar sepagai pemgguna. Terutama di wilayah pintu masuk Kota Batu.
Pintu masuk yang menjadi peredaran narkoba yakni Songgoriti yang berbatasan dengan Pujon, Kabupaten Malang. Selain itu Pendem yang berbatasan dengan Kabupaten dan Kota Malang.
Kasat Narkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto mengatakan, dua daerah tersebut menjadi lokasi peredaran narkoba. Hal itu dilihat dari pengungkapan 10 kasus narkotika dalam sebulan terakhir.
"Enam dari 10 kasus yang terjadi bulan September hingga Oktober ini banyak terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Batu. Yakni Pendem dan Songgoriti," ujar Iptu Yussi kepada Malang Post.
Ia menerangkan untuk wilayah Pendem karena menjadi jalur pintu masuk Kota Batu dari Kota Malang dan Kabupaten Malang. Sebaliknya untuk Songgoriti sebagai pintu masuk dari Pujon. Serta sebagai tempat penginapan wisatawan.
Yussi membeberkan pada tahun 2019 Polres Batu berhasil mengungkap penyebaran narkoba di Desa Pendem sebanyak tiga TKP dan di Songgoriti sebanyak tiga TKP. Oleh sebab itu kedepannya Polres Batu akan lebih mengawasi dua tempat rawan tersebut.
"Karena itu kami menghimbau kepada masyarakat agar menginformasikan kepada kepolisian ketika ada kegiatan mencurigakan di lingkungannya. Kami juga bekerja sama dengan sekolah dan BNN dengan sosialisasi bahaya narkotika ke sekolah-sekolah," pungkasnya. (eri/van)



Loading...