Audiensi Wali Kota Batu kepada Kepala Bakorwil, Kereta Gantung Mengelilingi Kota Batu | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Audiensi Wali Kota Batu kepada Kepala Bakorwil, Kereta Gantung Mengelilingi Kota Batu

Kamis, 23 Jan 2020,

BATU – Keinginan Pemkot Batu merealisasikan kereta gantung ikut disampaikan Kepala Bakorwil III Malang, Drs. KH. Sjaichul Ghulam. Pihak Pemkot Batu dan Bakorwil melaksanakan pertemuan sekaligus audiendi di lantai 5 Balai Kota Among Tani.
Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si memaparkan, audiensi tersebut memiliki agenda membahas percepatan akses ekonomi antar daerah. Kota Batu masih memiliki hubungan percepatan akses perekonomian Bromo Tengger Semeru (BTS) dan rencana pembangungan kereta gatung masuk dalam program itu.
"Sebenarnya kegiatan ini adalah silaturahmi Kepala Bakorwil baru. Kebetulan Bu Gubernur ketika road show ke Pak Wakil Presiden, Menteri Perekonomian dan beberapa Menteri lain membahas percepatan ekonomi. Salah satunya percepatan ekonomi adalah pembangunan kereta gantung. Jadi kami juga sampaikan rencana pembangunan kereta gantung kepada Kepala Bakorwil," ujar Dewanti kepada Malang Post, Rabu (22/1) .
Ia menjelaskan, pembahasan kereta gantung sudah mendapat tanggapan dari Gubernur Jatim. Pemkot Batu menjelaskan konsep pembangunan kereta gantung kepada orang nomor satu di Jatim, langsung mendapat dukungan penuh.   
"Karena Bu Gubernur mendukung, beliau akan mempercepat komunikasi dengan Pak Presiden dan Kementerian. Akan dipastikan dalam waktu dekat ini tim verifikasi dari Kementerian Perhubungan datang ke Kota Batu," bebernya.
Dia menerangkan, sebelumnya banyak kendala menghambat pembangunan kereta gantung. Salah satu kendala adalah regulasi yang belum ada di Indonesia. Regulasi tersebut adalah pembangunan kereta gantung tidak bisa dilakukan di kawasan kota, tetapi hanya di kawasan wisata, seperti TMII.
"Kota Batu ini hampir seluruhnya kawasan wisata. Dari pemikiran itu, kami menginginkan kereta gantung memutari Kota Batu. Ini bukan jadi masalah karena perusahaan kereta gatung Doppelmayr akan membangun di Kota Batu dan pernah membangun pada beberapa lokasi, misalnya Vietnam," urainya.
"Jadi kekhawatiran seperti kecelakaan dan lainnya tak perlu ada. Karena kami telah melakukan kajian studi kelayakan dan perusahaan yang digandeng sudah profesional," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Bakorwil III Malang, Drs. KH. Sjaichul Ghulam mengungkapkan, pertemuan dengan Pemkot Batu membahas Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi, khususnya di Jatim. Kota Batu salah satu daerah yang masuk dalam percepatan pembangunan ekonomi.
"Batu walaupun tak langsung, jadi akses percepatan ekonomi seperti BTS. Artinya Kota Batu daerah yang mendukung percepatan ekonomi. Sehingga semua akses terkait percepatan ekonomi akan kita komunikasikan, termasuk pembangunan kereta gantung," bebernya.
Bakorwil III menguatkan komunikasi dengan Pemkot Batu. Harapannya semua pembangunan percepatan ekonomi di Kota Batu, atau Jatim tidak menemui jalan buntu. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...