Arema Nyaris Malu | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Arema Nyaris Malu

Selasa, 17 Des 2019,

MALANG - Arema FC menutup laga home terakhirnya di kompetisi Liga 1 2019 dengan happy ending. Kemenangan sukses direngkuh Muhammad Rafli dkk kala menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Senin (16/12) sore. Tim Singo Edan nyaris malu dari tim tamu. Namun akhirnya menang dengan skor tipis, 3-2 atas Serdadu Tridatu.
Ya, tim lawan memang datang, tidak dengan kekuatan terbaiknya karena sudah menjadi juara kompetisi. Gol kemenangan Arema dicetak oleh Ridwan Tawainella pada menit 18', sebagai penyama kedudukan dari gol Bali United di menit 14'. Lalu gol kedua Arema dicetak Muhammad Rafli pada menit 26' serta Nasir di menit 68'. Bali United sempat membuat laga berlangsung imbang sejak menit 48' lewat gol Irfan Bachdim.
Dalam laga ini, penggawa Arema terlihat berupaya untuk bisa mendapatkan kemenangan setelah gagal di enam laga. Beberapa perubahan terjadi, seperti menurunkan Ikhfanul Alam yang belum sepenuhnya pulih dari cedera, dan memainkan Ridwan Tawainella sebagai fullback kanan.
Sylvano Comvalius yang bermasalah pada lututnya pun ditarik keluar pada menit 16' dan digantikan Takafumi Akahoshi. Perubahan strategi dilakukan dengan memasang Rafli sebagai ujung tombak. Arema mencoba mengajak bermain cepat, mengandalkan kreativitas dari sayap, yang membuat pemain Bali United harus berjuang keras menahan gempuran Arema.
Hingga akhirnya, Arema memastikan tiga poin setelah kali terakhir didapatkan 8 November 2019 saat menjamu Madura United. Arema menang 3-2 atas Bali United dan kini mengumpulkan 46 poin.
Selepas pertandingan, Pelatih Arema, Milomir Seslija mengakui lega. Tekanan demi tekanan yang diterima timnya mulai berkurang dengan kemenangan tersebut.
"Ini kemenangan yang sangat penting dalam laga terakhir kami di kandang. Meskipun kami mendapatkannya tidak dengan mudah," tuturnya.
Ia mengakui sangat mengapresiasi perjuangan pemainnya. Setelah melakukan kesalahan dan kebobolan melalui skema tendangan bebas Bali United, pemain Arema berjuang dengan cepat membuat gol balasan.
"Setelah sebuah kesalahan, kami melakukan comeback. Terima kasih untuk keputusan yang tepat para pemain," papar dia.
Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu memuji, timnya tidak menyia-nyiakan keuntungan bermain di kandang sendiri. Selain itu, dia melihat semua bermain untuk menang.
"Setelah enam laga dan banyak tekanan dari Aremania, dari lainnya, terima kasih pada para pemain," ungkapnya.
Secara skor, Arema memang hanya menang tipis 3-2. Akan tetapi, ia meyakini kemenangan itu sangat berarti bagi timnya yang tengah dalam fase sulit menang. Ia juga menilai, tim Bali United tetap menyulitkan meski tak turun dengan kekuatan utama.
"Kalau saya sebagai mereka, saya akan melakukan hal yang sama. Sebab Januari sudah main di Liga Champion," tutur pelatih asal Bosnia itu.
Sementara itu, Asisten Pelatih Bali United Eko Purjianto mengakui, kekalahan hasil kurang bagus bagi timnya. Sebab, mereka sejatinya mengidamkan satu poin dari Malang.
"Sebenarnya kami ingin satu poin. Tetapi ini maksimal dan pemain sudah memberi yang terbaik," ujar dia.
Menurut dia, Bali United mendapatkan hasil kurang maksimal dengan kalah dari Tira Persikabo dan imbang lawan Persipura sebelumnya. "Intinya tiga pertandingan terakhir kami mau memainkan pemain cadangan yang menit bermainnya kurang. Mereka sudah berjuang keras dan kami akan adakan evaluasi setelah ini," tutur dia.
Dengan hasil ini, Arema naik ke posisi delapan di klasemen dengan perolehan 46 poin dari 33 pertandingan. Arema akan menjalani laga terakhir melawan Barito Putera.(ley/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Stenly

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...