Arema Disalip Persebaya | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 21 Sep 2019, dibaca : 2370 , bagus, stenly

MALANG POST - Arema FC kian merosot ke papan tengah bahkan disalip Persebaya Surabaya. Singo Edan menelan kekalahan dari Persela Lamongan, di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (20/9) malam. Arema kini turun ke posisi delapan di klasemen sementara, dilampaui oleh Persebaya Surabaya yang naik ke peringkat empat. Padahal, sebelum laga Arema masih di posisi empat dan Persebaya di peringkat sembilan.
Arema gagal mewujudkan misi menang atas Laskar Joko Tingkir, di pekan 19 Liga 1 2019. Arema mencoba memulai pertandingan dengan tampil menyerang. Mengandalkan Muhammad Rafli di posisi striker, Arema berharap pada performa striker Timnas U-23 tersebut.
Hanya saja, Persela Lamongan bermain sangat disiplin. Mereka tidak membiarkan Makan Konate dkk berkembang membangun serangan. Malahan, melalui serangan balik, Persela mencetak gol melalui Sugeng Efendi di menit 19.
Arema sempat membalas melalui Riky Kayame. Akan tetapi, gol dianulir karena Riky dianggap handsball. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan sampai babak pertama usai.
Di babak kedua, Persela dengan cepat menggandakan keunggulan. Rafinha melakukan tendangan dari luar kotak penalti yang menembus gawang yang dikawal Kurniawan Kartika Ajie. Skor berubah 2-0 di menit 48.
Meskipun Arema coba mengejar ketertinggalan, namun kedudukan tak berubah sampai wasit Mustofa Umarella meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Persela memenangkan pertandingan dan semakin memperkuat dominasi atas Arema dalam tiga musim terakhir di Surajaya.
"Saya sudah sampaikan sebelum laga, melawan Persela akan menjadi pertandingan yang susah," ungkap Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Menurutnya, tim Arema minim peluang di babak pertama. Sebaliknya, kesalahan yang dilakukan pemainnya di area 16 mendekati kotak penalti, berhasil dimaksimalkan menjadi gol.
"Kami terkena counter attack dan beberapa pemain tidak dalam posisi yang menjadi gol lawan," paparnya.
Di babak kedua, menurutnya, Arema mencoba lebih baik. Hamka Hamzah sampai menjadi striker demi memecah kebuntuan mencetak gol.
"Mereka tidak memberikan kamj banham ruang meski kami mencoba lebjh baik di babak kedua. Kami sempat punya dua peluang emas, satu digagalkan punggung Kei Hirose," tambahnya.
Menurutnya, kegagalan kemarin menjadi alarm bagi timnya. Kesalahan krusial terjadi yang membuat timnya kalah.
"Dalam sepak bola, ketika kamu membuat kesalahan krusial, harus siap dengan akibatnya. Kami harus mencari solusi untuk problem ini," tutur Milo, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Pelatih Persela Nilmaizar senang dengan kemenangan kemarin. Hasil ini menujukkan bila Persela menunjukkan permainan yang bagus.
"Apresiasi untuk perjuangan anak-anak. Mereka menunjukkan permainan yang baik," papar dia.
Menurut dia, timnya mempunyai motivasi untuk bisa menang. Hal ini diakui sebagai kunci kemenangan Persela.
"Hasil ini bisa mengangkat posisi kami di klasemen. Mudah-mudahan mereka semakin yakin setelah hasil ini," tambahnya.
Dia mengatakan, timnya harus sabar dalam sebuah pertandingan. Hal ini menjadi pelajaran dan terbukti bisa membuat Persela bisa menang, melawan tim Arema yang lebih stabil di musim ini.
Dengan hasil kemarin, Arema merosot ke posisi delapan di klasemen sementara. Empat laga tanpa kemenangan, membuat Arema meninggalkan papan atas. Sementara, Persela meninggalkan zona merah, naik ke posisi 14 dengan 19 poin.(ley/ary)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...