Arema Buru Rekor Baru | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 02 Okt 2019, dibaca : 1734 , bagus, fino

MALANG – Arema FC berambisi mengakhiri puasa kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan malam ini pukul 18.30 WIB. Setidaknya, dua musim terakhir, yakni 2017 dan 2018, Singo Edan gagal menang atas Juku Eja, julukan PSM. Di pertemuan kali ini, Arema bakal memburu rekor baru dengan menaklukkan tim asal Sulawesi Selatan tersebut. Meski disadari bakal sulit.
 “Semua tahu kami tidak pernah menang lawan PSM dua musim terakhir. Karena itu, kami harus bisa menerapkan formula yang sudah sukses saat melawan PSS Sleman,” ungkap Milomir Seslija, Pelatih Arema FC di Kandang Singa Jalan Mayjen Panjaitan, Selasa siang kemarin.
Rekor pertemuan antara PSM dan Arema terhitung menguntungkan Ferdinand Sinaga dkk. Setidaknya, dari lima kali pertemuan, Arema hanya pernah menang sekali. Dan itu terjadi musim 2016, atau tiga tahun lalu. Empat pertemuan lainnya, Arema harus dibikin gigit jari oleh Rizki Pellu dkk.
Musim 2018 lalu, Arema hanya bisa imbang lawan PSM di Stadion Kanjuruhan. Dendi Santoso cs dipaksa bermain 1-1 melawan PSM. Lalu, saat Arema bertamu ke Makassar, tim pujaan Aremania ini dicukur 2-1. Setali tiga uang, tahun 2017, Arema kembali imbang di Stadion Kanjuruhan, saat bermain imbang 3-3 lawan PSM.
Arema juga kalah di markas PSM pada tahun 2017, saat ditumpas 1-0. Satu-satunya kemenangan dari lima pertemuan, adalah tanggal 14 Oktober 2016 di Stadion Kanjuruhan, Arema menang 2-0. Dengan rekor yang seperti ini, sudah jelas Milo ingin memecahkan mitos PSM di Stadion Kanjuruhan.
Untuk membendung serangan PSM, diprediksi Hamka Hamzah dan Arthur Cunha akan diduetkan. Demi menekan Ferdinand Sinaga di lini depan serta memotong alur bola dari samping, Agil Munawar serta Alfin Tuasalamony diprediksi akan tampil sebagai starter 11 pemain.
Pada lini tengah, sosok keras Rizki Pellu, harus bisa diredam oleh Arema. Dengan memasang Hendro Siswanto yang berdaya jelajah tinggi dan memiliki nyali untuk duel di tengah, sosok Takafumi Akahoshi bakal menyeimbangkan peran penyerangan dan pertahanan, dengan Makan Konate di posisi tombak lini tengah.
Konate harus bisa memenangkan duel lini tengah melawan Marc Klok yang tampaknya dijadikan pivot dalam menentukan arah serangan dan pertahanan PSM. Sementara, Arema memiliki Rivaldi Bawuoh dan Dedik Setiawan yang disebut-sebut sangat termotivasi untuk bermain lawan PSM.
Mereka akan bertrio bersama Sylvano Comvalius. Mantan pemain Bali United ini, semakin getol menjalankan peran striker modern yang rajin turun ke belakang untuk mengambil bola, sekaligus memimpin penyusunan serangan. Dia juga banyak memberi service bola kepada dua pemain sayap.
Dia harus bisa mengungguli Benny Wahyudi, Asnawi Mangkualam, Munhar dan Aaron Evans bila ingin membobol gawang Hilman Syah. Milo menjelaskan, Arema tidak bisa bermain jual beli serangan dengan PSM. Terutama, dengan kerasnya permainan tim asal Makassar. Sosok pemain seperti Hendro atau Hamka yang siap berduel di lapangan, memang penting untuk mengimbangi permainan PSM.
“Kami harus bertarung lebih keras, berlari lebih cepat dari PSM. Tapi, lebih dari itu, kami harus bermain sepakbola cerdas, karena PSM juga bermain sepakbola dengan bagus,” tandas Milo.
Sementara itu, Darije Kalezic, pelatih PSM menyebut anak-anak asuhnya sedang lapar kemenangan. Dua laga sebelumnya tidak memberi poin bagi PSM. Karena itu, sebelum pulang ke kandang, PSM ingin menggondol poin dari Malang. Mengingat rekor tak terkalahkan di Stadion Kanjuruhan selama dua musim terakhir, Kalezic mengaku sangat lapar dan siap merebut kemenangan dari Arema.
“Skill dan teknik tidak akan cukup untuk mengalahkan Arema. Kami harus keras, sama seperti mereka. Kami pun harus menunjukkan rasa lapar kemenangan sama seperti lawan,” tutup Kalezic.(fin/ary)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...